31.8 C
Tangerang Selatan
Selasa, 21 September 2021
Serpong Update
POLITIK

Bawaslu Tangsel : Pilkada Tangsel Resmi 27 November 2024

Serpongupdate.com  – Berdasarkan hasil keputusan bersama Komisi 2 DPR RI, Bawaslu RI, KPU RI, dan DKPP menetapkan hari pelaksanaan Pemilu dan Pilkada serentak pada 2024. Dimana pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Pemilihan Presiden jatuh pada 28 Februari 2024 dan Pilkada berlangsung pada 27 November 2024.

Untuk itu Bawaslu Kota Tangerang Selatan (Tangsel) melakukan koordinasi dengan Pemerintah Kota Tangsel dalam mengajukan anggaran hibah tahun 2022 untuk pelaksanaan tahapan Pilkada di Kota Tangsel sebesar Rp 4 Miliar.

“Kita sudah melakukan koordinasi dengan Pemkot terkait dana hibah untuk pelaksanaan tahapan pilkada Tangsel, karena dalam PKPU Pilkada tahapan dilakukan 2 tahun sebelum pilkada berlangsung, untuk itu Kami mengajukan hibah untuk dianggarkan di murni 2022,” ungkap Ketua Bawaslu Kota Tangsel Muhamad Acep.

Acep menjelaskan dana hibah ini digunakan untuk melakukan pengawasan Pilkada serentak. Acep menambahkan bahwa pelaksanaan pengawasan terhadap tahapan Pilkada ini nantinya akan dimulai sesuai dengan peraturan yang ditentukan. Jika dirunut dari pelaksaan sebelumnya, tahapan yang akan dilakukan adalah proses perencanaan anggaran untuk pelaksanaan Pemilu dan Pilkada yang akan dilakukan di tahun yang sama.

Kemudian, dilanjutkan dengan proses penandatanganan NPHD lalu tahapan-tahapan teknis seperti Pengawasan Tahapan Pendataan Pemilih Sementara, berlanjut hingga pemungutan suara yang tanggalnya nanti akan ditentukan atas kesepakatan penyelenggara.

”Intinya pelaksanaan Pilkada ini, seluruh tahapannya akan diawasi oleh Bawaslu Tangerang Selatan,” kata Acep

Sementara saat ditanya terkait masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Tangsel, Acep menjelaskan, ntuk masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota Tangsel, karena mengikuti Undang-Undang No 7 Tahun 2019 dan Undang-Undang No 10 tahun 2016 sehingga akan berakhir di 2024 dan pelaksanaan pilkada akan berlangsung pada 27 November 2024.” Masa jabatannya 3 tahun 6 bulan,” jelasnya.

Dia mengatakan Bawaslu akan terus melakukan pengawasan terhadap keberlangsungan pelaksanaan pilkada ini. (Red)

Berita Terkait

Leave a Comment