banner
pmn 1

Beroperasi Tahun 2021, Politeknik Multimedia Nusantara Miliki Tiga Program Studi

Serpongupdate.com – Politeknik Multimedia Nusantara (PMN) yang berada di Kawasan Gading Serpong (Paramount Land) direncanakan beroperasi pada tahun 2021.

Dibawah naungan Yayasan Multimedia Nusantara (YMN), perguruan tinggi vokasi ini memiliki tiga program studi atau prodi, yakni Digital Animation, Digital Logistic Management dan Digital Event Management (MICE) yang menitikberatkan pada pendayagunaan Information and Communication Technology (ICT) sebagai Digital Transformation yang kini diakselerasi menjadi kebutuhan utama di hampir seluruh bidang industri.

Baca juga : Siapkan Tenaga Kerja Terampil, YMN Lakukan Topping Off Gedung Politeknik Multimedia Nusantara

Project Manager Politeknik Multimedia Nusantara Roy Anthonius mengungkapkan, ketiga program studi Sarjana Terapan (D4) tersebut dirancang bersama dengan mitra strategis yang telah memiliki reputasi baik di dunia industri seperti Dyandra, ICE-Indonesia, KGExpress, UMN Pictures, Brown Bag Films, Ironbird Logistic, Hotel Santika, dan Agate, agar tercipta link and match antara kurikulum pembelajaran dengan industri.

“Kami optimis dapat mendukung kebijakan link and match yang digaungkan oleh Direktorat Pendidikan Vokasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI melalui perancangan kurikulum inovatif yang dapat memberikan pengalaman belajar dan bekerja secara simultan yang kami sebut sebagai Immersive Learning Working Experience,” ungkap Roy.

Baca juga : SGU Kembangkan Alat Bantu Pernapasan Baru untuk Penderita Covid-19

Terkait tiga prodi yang ada di PMN, Tedi Surianto Ketua Yayasan Multimedia Nusantara mengatakan, kami secara linier telah mengusung konsep kuliah sambil kerja dan kerja sambil kuliah untuk menciptakan sarjana terapan yang terampil dan siap berkompetisi di seluruh industri.

“Sehingga nantinya lulusan PMN benar-benar siap berkompetisi di dunia industri,” kata Teddy saat topping off Gedung PMN pada 6 Juli 2020.
Seremoni peresmian topping off PMN  ini dilakukan oleh pihak Yayasan Multimedia Nusantara (YMN), Politeknik Multimedia Nusantara, PT Media Nusantara Utama, Total, dan PT Paramount Enterprise International. (sbr)

 

 

 

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *