27.2 C
Tangerang Selatan
Senin, 5 Desember 2022
Serpong Update
HEALTH

Cegah Gagal Ginjal Anak Akut, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua

Serpongupdate.com – Saat ini di Indonesia sedang meningkatnya kasus gagal ginjal anak akut yang sifatnya progresif atau cepat sekali perburukannya yang awalnya tanpa diketahui penyebabnya yang membuat cemas para orang tua.

Namun dari hasil penelitian dari Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) dan Kementerian Kesehatan, penyakit ginjal akut yang sekarang banyak terjadi saat ini karena adanya hubungan komsumsi obat dalam bentuk sirup yang mengandung Etilen Glikol dan Dietilin Glikol.

Menurut keterangan Vollico Neni
Dokter Spesialis Anak RSU Kota Tangsel pada kebanyakan kasus yang gagal ginjal akut yang ditemui pada anak-anak sekarang ini gejala awalnya diketahui diawali dengan gejala demam, muntah, diare yang mengkibatkan dehidrasi atau kurang cairan yang menyebakan kerja ginjal makin berat hingga berisiko tinggi pada ginjalnya.

“Jadi ga tiba-tiba langsung ga keluar urin pada anak anak yang mengalami gagal ginjal akut,” terangnya.

Untuk itu ia meminta pada orang tua memperhatikan jumlah urin yang keluar pada anaknya Urin yang keluar pada bayi baru lahir 4 sampai 5 kali dalam 24 jam, sedangkan untuk anak usia 5 tahun 8 sampai 10 kali dalam 24 jam.

“Jadi apabila anaknya mengalami demam, mual, diare atau sulitnya keluar urin dan juga bagi yang sudah terlanjur meminum sirup obat yang sudah dilarang segera bawa ke klinik atau Puskesmas atau rumah sakit terdekat agar dapat diketahui derajat dehidrasi dan fungsi ginjalnya,” imbaunya.

Lebih lanjut Vollico Nani meminta kepada orang tua untuk menghindari anak-anak dari kerumunan, jaga pola makan atau perhatikan asupan kualitas gizi serta menjaga kebersihan dan sirkulasi udaranya.

Sementara itu Humas RSU Kota Tangerang Selatan dr. Lasdo mengatakan bahwa di RSU kota Tangsel sampai saat ini belum ada pasien gagal ginjal akut

“Sampai saat ini belom ada pasien gagal ginjal akut, dan kami sudah menyiapkan langkah langkah penanganan klo memang ada pasien gagal ginjal akut,” jelasnya.

RSU Kota Tangsel juga mengikuti instruksi dari Kementrian Kesehatan untuk sementara tidak memberikan resep obat sirup sampai waktu yang ditentukan dan akan mengganti dengan obat jenis lain atau puyer. (Red))

Berita Terkait

Leave a Comment