banner
PR-YGL-2016-Source-weforumdotorg

CEO Tokopedia Sebagai Young Global Leaders Tahun 2016

Sejak berdiri dari tahun 2009​, Tokopedia​ selalu konsisten membangun Indonesia yang lebih baik melalui internet. ​Saat ini​,​ sudah ratusan ribu pemilik bisnis yang membangun dan mengembangkan bisnis mereka di Tokopedia, mengirimkan puluhan juta produk setiap bulannya​, ​dan membangun lapangan pekerjaan baru di sekitar mereka.

Penobatan William sebagai Young Global Leaders (YGL) angkatan 2016 ini meneruskan tradisi pemimpin Indonesia di panggung dunia, setelah sebelumnya Thomas Lembong dan Anies Baswedan, yang masing-masing terpilih pada tahun 2008 dan 2009. Hal tersebut sekaligus mengikuti jejak entrepreneur teknologi dunia seperti Jack Ma (YGL 2005), Mark Zuckerberg (YGL 2009), Larry Page dan Sergey Brin (YGL 2011).

CEO Tokopedia, William Tanuwijaya, dinobatkan sebagai 15 pemimpin muda berpengaruh di Asia Pasifik oleh World Economic Forum melalui The Forum of Young Global Leaders.

Bruce Nussbaum dari Bloomberg BusinessWeek pernah menyebut YGL sebagai the most exclusive private social network in the world. Sementara World Economic Forum mendeskripsikan para pemimpin pilihannya sebagai the voice for the future and the hopes of the next generation.

​​​​​​​​Head of ​t​he Young Global Leaders di World Economic Forum​ ​​John Dutto​n mengatakan teknologi telah ​mengubah cara kerja ekonomi global dan bagaimana lapangan pekerjaan baru tercipta. ​Hal tersebut ​merupakan sebuah kesempatan ​bagi para pemimpin muda dunia ​untuk​ menciptakan​ inovasi-inovasi paling menjanjikan di generasi ini​.

Namun di sisi lain juga menjadi sebuah tantangan besar​ bagi mereka​ ​karena adanya perubahan pada pasar tenaga kerja, sosial ekonomi dan demografi, kelangkaan sumber daya, konflik global​ ​dan perlambatan produkti​v​itas.​

“​​Kami ingin para pemimpin muda dunia ini menjadi bagian dari solusi lewat sebuah komunitas yang membantu mereka meruntuhkan tembok-tembok penghalang agar dapat bekerja lintas sektor, menjembatani budaya yang berbeda antar negara​ ​dan memiliki kemampuan untuk menyelesaikan masalah baik di sektor pri​vat​, publik​ ​dan organisasi kemanusiaan​,” ujar John Dutton dalam keterangan resminya, Senin (21/3/2016)

 

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *