28 C
Tangerang Selatan
Rabu, 27 Oktober 2021
Serpong Update
RELEASE

Dapat Dukungan untuk Jalankan Usaha di Indonesia, Daewoong Pharmaceutical Korea Undang Delegasi Kementerian Indonesia

Serpongupdate.com – Grup layanan kesehatan global Daewoong Pharmaceutical mengundang sejumlah delegasi Kementerian Indonesia untuk mengunjungi Daewoong R&D Center yang berlokasi di Yongin, Korea Selatan, dalam rangka mempererat hubungan kemitraan. Dalam kunjungan ini, Daewoong juga mendapatkan dukungan dari Pemerintah Indonesia untuk menjalankan berbagai bisnis yang dilakukan perusahaan di Indonesia.

Pada tanggal 2 Juni 2021, Daewoong Pharmaceutical (CEO Sengho Jeon) mengumumkan bahwa pada tanggal 25 Mei 2021, perusahaan menerima kunjungan dari Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan dan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di R&D Center yang berlokasi di Yongin, Korea Selatan. Rombongan kementerian Indonesia disambut oleh para perwakilan Daewoong Pharmaceutical, termasuk Sengho Jeon, CEO dan Hyunjin Park, Head Director of the Global Department.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka memperkuat kerja sama bilateral di bidang kesehatan dan medis antara Korea Selatan dan Indonesia. Pada hari kunjungan, rombongan kementerian Indonesia menyaksikan presentasi rencana bisnis perusahaan yang dilaksanakan di ruang konferensi Daewoong R&D Center. Rombongan Kementerian Indonesia juga menunjukkan minat yang cukup tinggi terhadap pengembangan pengobatan COVID-19 yang dilakukan oleh perusahaan, seperti perawatan sel punca, Camostat dan Niclosamide.

Indonesia juga akan memberikan dukungan penuh terhadap bisnis, riset, dan pengembangan Daewoong Pharmaceutical yang dilakukan di Indonesia. Daewoong Pharmaceutical juga telah memperluas bisnisnya di Indonesia melalui pendirian pabrik biofarmasi dan R&D Center sejak didirikannya PT. Daewoong Infion sebagai perusahaan joint venture di Indonesia pada tahun 2012.

Pada bulan Maret tahun ini, Daewoong Pharmaceutical menandatangani MOU dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Indonesia untuk melanjutkan uji klinis pengobatan COVID-19 yang akan dilakukan oleh Daewoong Infion.

Rombongan Kementrian Indonesia juga bertemu dan memberikan dukungan moril kepada karyawan dan mahasiswa asal Indonesia yang saat ini bekerja di Daewoong Pharmaceutical. Saat ini, jumlah karyawan asal Indonesia yang bekerja di Daewoong Pharmaceutical Korea cukup banyak.

Baru-baru ini, perusahaan mengadakan Pharmaceutical R&D Education Program untuk memberikan pelatihan bagi mahasiswa S2 dan S3 dari Universitas Indonesia (UI) dan meningkatkan pengalaman praktik mereka dalam pengembangan obat, termasuk dalam memformulasikan poduk bio dan obat modifikasi. Daewoong Pharmaceutical berencana akan terus menyediakan kesempatan untuk membina talenta generasi muda yang akan memimpin industri farmasi dan bio dari Indonesia maupun seluruh dunia.

Sengho Jeon, CEO Daewoong Pharmaceutical, mengatakan, “Melalui kunjungan ini, kami memastikan bahwa bisnis farmasi, penelitian, dan pengembangan yang dilakukan oleh Daewoong Pharmaceutical sudah sejalan dengan arahan pemerintah Indonesia. Daewoong Pharmaceutical berencana untuk membangun hubungan kerjasama yang erat dengan pemerintah Indonesia melalui dukungan penuh terhadap berbagai proyek, penelitian, pengembangan, dan kemitraan akademis maupun industri yang kami lakukan di Indonesia.”

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut B. Pandjaitan mengatakan, kami sangat mengapreasiasi kontribusi Daewoong Pharmaceutical dalam pengembangan industri kesehatan dan farmasi di Indonesia. Kami akan memberikan dukungan penuh untuk ekspansi bisnis Daewoong Pharmaceutical di Indonesia

Sementara itu, Daewoong Pharmaceutical terus menjalankan berbagai kegiatan perusahaan seperti produksi obat-obatan bio secara lokal, mendorong penelitian obat baru, dan menjalankan kemitraan industri dan akademis di Indonesia dengan menjadikan Indonesia sebagai kiblat industri biofarmasi.

Perusahaan juga telah memproduksi erythropoietin (EPO) yang telah mendapatkan sertifikasi halal dan mampu membukukan nilai penjualan produk hingga melebihi Rp100 miliar pada tahun 2020. Melalui PT. Daewoong Infion, perusahaan juga menandatangani MOU dengan Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Indonesia untuk melanjutkan uji klinis tiga pengobatan COVID-19 yaitu DWP710, Camostat, dan Niclosamide. Selain itu, kemitraan dengan UI dalam rangka menghasilkan talenta di bidang biofarmasi terus dilanjutkan. (Rls)

Berita Terkait

Leave a Comment