25.7 C
Tangerang Selatan
Minggu, 24 Januari 2021
Serpong Update
AUTOSPORT

DFSK GELORA, Kendaraan Listrik Komersial Pertama di Indonesia

Serpongupdate.com – Era elektrifikasi kendaraan di Indonesia perlahan sudah mulai dipersiapkan oleh pemerintah agar bisa menghadirkan kendaraan-kendaraan berbasis energi terbarukan dan ramah lingkungan. DFSK sebagai salah satu produsen otomotif terkemuka dan modern tidak ingin ketinggalan dengan menghadirkan DFSK Gelora yang akan menjadi sejarah sebagai kendaraan komersial pertama berbasis tenaga listrik di Tanah Air.

Pengenalan DFSK Gelora untuk pertama kali berlangsung saat pembukaan Gaikindo Indonesia International Commercial Vehicle Expo (GIICOMVEC) 2020 pada Kamis (5/3/2020) di Jakarta Convention Center Jakarta yang didukung penuh oleh Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). DFSK sengaja menghadirkan DFSK Gelora dengan basis teknologi Battery Electric Vehicle (BEV/Full Listrik) yang merupakan edukasi berkesinambungan akan kendaraan listrik yang sebelumnya sudah dimulai dengan pengenalan DFSK Glory E3 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2019.

“Tekad Pemerintah untuk mempromosikan elektrifikasi kendaraan telah disampaikan secara tegas. Kami yakin ada prospek yang kuat akan perkembangan kendaraan listrik di Indonesia,” ujar CEO PT Sokonindo Automobile (DFSK), Alexander Barus, di sela-sela peluncuran DFSK Gelora di GIICOMVEC 2020.

Kendaraan Listrik Sebagai Tren Global dan Implementasi di Indonesia

Kehadiran kendaraan listrik tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga atau komersial sehari-hari, mengurangi biaya-biaya, tetapi juga memainkan peran penting dalam penghematan energi, pengurangan emisi karbon gas buang, serta menjaga kelestarian lingkungan. Konsep-konsep yang ditawarkan oleh kendaraan listrik ini sudah dipahami dan kemudian sudah bisa diterima oleh masyarakat global, dan berakhir menjadi sebuah tren global otomotif.

Indonesia ikut serta dalam tren otomotif kali ini dengan mengeluarkan Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia No. 55 tahun 2019 yang sesuai dengan nilai-nilai tren kendaraan listrik di global, dan mendorong pengembangan kendaraan listrik dari berbagai aspek seperti manufaktur, konsumsi, infrastruktur, dan investasi.

Selain Perpres No 55 Tahun 2019, ada sejumlah kebijakan lainnya yang turut mendukung perkembangan kendaraan listrik di Tanah Air mulai dari pembebasan PPnBM untuk kendaraan listrik, ruang gerak kendaraan listrik di Jakarta tidak dibatasi aturan plat ganjil-genap, pembebasan pajak plat, dan dapat menikmati ruang parkir secara gratis, dan berbagai kebijakan menarik lainnya.

Perusahaan Listrik Negara (PLN) bahkan telah memulai pembangunan stasiun pengisian listrik umum (SPLU), dan sekarang telah menyelesaikan pembangunan stasiun pengisian daya cepat di hampir 20 titik. Kedepannya, akan ada lebih banyak lagi rencana konstruksi yang sedang direncanakan dan akan dilaksanakan untuk memenuhi kebutuhan pengisian daya kendaraan listrik.

DFSK Menjadi Salah Satu Pelopor yang Mendukung Regulasi Kendaraan Listrik di Indonesia

DFSK yang memiliki teknologi unggul serta teruji akan kendaraan listrik mencoba untuk memperkenalkan model-model kendaraan listriknya, dan menjadi salah satu pelopor yang mendukung regulasi kendaraan listrik dari pemerintah. Sejumlah aksi dihadirkan oleh DFSK demi mensukseskan rencana pemerintah untuk mendorong industri otomotif menghadirkan kendaraan-kendaraan yang ramah lingkungan dengan energi terbarukan.

Di mulai dari Juli 2019, tepatnya di GIIAS, DFSK melakukan debut pertama mobil listrik DFSK Glory E3 dan langsung mendapatkan sambutan yang positif dari Menteri Perindustrian Republik Indonesia kala itu, Airlangga Hartarto, yang datang berkunjung ke booth DFSK. berlanjut pada Oktober di tahun yang sama, DFSK dan PLN mencapai kerjasama strategis untuk membangun ekosistem kendaraan listrik dan bersama-sama membangun iklim kendaraan listrik Indonesia. Kini, telah diperkenalkan DFSK Gelora untuk pertama kalinya kepada masyarakat Indonesia dan menjadi kendaraan komersial listrik yang sudah siap untuk diproduksi massal.

“Pada tahun 2003, DFSK memulai penelitian kendaraan energi terbarukan dan secara bertahap membangun pusat riset dan pengembangan (R&D) berskala global di Silicon Valley Amerika Serikat, dan kini telah menguasai teknologi baterai, motor listrik, kontrol elektronik canggih serta teknologi utama lainnya, bahkan telah mendapatkan lebih dari 1.000 lisensi hak paten akan kendaraan listrik. Gelora lahir sebagai sebuah model yang sudah ‘matang’ yang disiapkan DFSK untuk produksi massal, dengan penjualan kumulatif lebih dari 30.000 unit kendaraan dan telah memainkan peran penting dalam banyak bidang seperti logistik perkotaan, transportasi umum, penyelamatan medis, berbagai kebutuhan lainnya,” sambung Alexander Barus.

Keunggulan dari Teknologi DFSK Gelora E

DFSK Gelora sebagai kendaraan yang syarat akan teknologi unggul dan modern siap melayani berbagai kebutuhan konsumen di Tanah Air, khususnya di ceruk model minibus dan blind van. Ada sejumlah keuntungan dan nilai lebih yang ditawarkan oleh DFSK Gelora yang siap mengakomodir berbagai kebutuhan konsumen.

Di mulai dari DFSK Gelora E yang dipastikan menawarkan hemat biaya energi hingga 48%*, bebas emisi, energi listrik bebas polusi, tidak membahayakan lingkungan, dan sangat cocok untuk tempat perlindungan lingkungan dan tempat wisata. Bahkan melalui sebuah hitungan, DFSK Gelora hanya mengkonsumsi 0,145 kWh per kilometer yang setara dengan Rp239 per kilometer. Catatan ini jauh lebih irit dibandingkan dengan model serupa berteknologi mesin pembakaran (internal combustion engine/ICE) yang mengkonsumsi energinya Rp463 per kilometer (untuk sebuah mobil dengan rata-rata konsumsi bahan bakar 16,5 Kilometer/liter).

Penggunaan DFSK Gelora E sebagai kendaraan komersial dapat diterapkan di berbagai bidang, terutama di bidang transportasi umum, logistik perkotaan, dan kendaraan khusus yang memiliki kelebihan dan kemampuan beradaptasi lebih unik. Di bidang transportasi umum dan logistik perkotaan, DFSK Gelora E didukung dengan pengisian fast charging sebanyak 20-80% hanya membutuhkan waktu 80 menit, dengan jarak tempuh berkendara hingga 300 kilometer. Sedangkan untuk pengisian reguler, DFSK Gelora E memiliki pengisian normal yang cocok untuk lingkungan listrik rumah tangga dengan rata-rata 220V 16A.

Sebagai kendaraan komersial, jelas DFSK Gelora E didukung dengan tenaga yang kuat dan bisa diandalkan di berbagai situasi dengan torsi maksimum mencapai 200 Nm. Selain itu, versi DFSK Gelora ditenagai mesin bensin 1.5L DVVT yang teknologinya berstandar emisi Euro IV dan memiliki output kuat 80Kw (107 HP) dan torsi maksimum 148 Nm.

Tidak ketinggalan soal keamanan, DFSK Gelora E sudah mengadopsi langkah-langkah perlindungan seperti perlindungan isolasi,  perlindungan tegangan tinggi, tahan debu dan air (hingga standar IP67), dan sistem perlindungan baterai yang ketat untuk memastikan keamanan baterai dalam kondisi ekstrim. Selain itu, desain bodi tahan benturan yang kokoh, ditambah dengan sistem ABS dan EBD untuk memastikan keselamatan berkendara pengemudi dan penumpang sehingga dapat menikmati perjalanan tanpa rasa khawatir.

DFSK Gelora memiliki dimensi 4.500mm x 1.680mm x 2.000mm (PxLxT) yang memberikan kabin ekstra luas dan lapang, serta dipadukan dengan kemampuan berkendara yang mantap. Sebagai model minibus, DFSK Gelora memiliki kapasitas maksimal 11 jok untuk penumpang, dengan konfigurasi yang fleksibel mulai dari 2/7/9/11 sesuai dengan kebutuhan. Beralih untuk model blind van, panjang kabin mencapai 2,63m (luas 4,8 meter cubic) sangat cocok untuk meningkatkan kapasitas kargo dan cocok untuk kebutuhan logistik, katering, aplikasi khusus perkotaan, dan aspek lainnya.

Harga DFSK Gelora

DFSK Gelora diperkirakan akan dibanderol dengan harga Rp185 -189 juta untuk tipe MB dan Rp175 – 179 juta untuk tipe BV. Sedangkan DFSK Gelora E diperkirakan akan siap dijual dengan harga Rp489 – 499 juta untuk tipe MB dan Rp469 – 479 juta untuk tipe BV. Estimasi harga Gelora versi listrik tersebut sudah termasuk bea cukai dan tidak termasuk pajak barang mewah.

“Eco-friendly Starts From Me”

Pada perhelatan GIICOMVEC 2020 ini DFSK mengusung tema “Eco-friendly Starts From Me”. Franz Wang selaku Managing Director Sales Centre DFSK, menjelaskan tema konferensi pers ini kepada para wartawan mengatakan, DFSK secara aktif memahami tren penghematan energi dan perlindungan lingkungan dan membangun ekosistem kendaraan listrik, DFSK bersedia menjadi penjelajah dan pelopor di era kendaraan listrik Indonesia, dan bekerja sama dengan pemerintah, perusahaan terkait, dan setiap konsumen untuk mempromosikan pengembangan kendaraan listrik Indonesia.(rls)

 

Berita Terkait

Leave a Comment