banner
hls

Digelar 4 Maret di JCC, 15 Negara Ikuti Konferensi dan Pameran Keamanan Indonesia

Serpongupdate.com  – Solusi menghadapai terorisme menjadi isu yang sangat penting dan sangat krusial untuk dihadapi dengan tepat. Menjawab isu tersebut, penjagaan keamanan dalam negeri dan penegakan hukum yang semakin berkembang, dan Homeland Security (HLS) Indonesia adalah sebuah ajang konferensi dan pameran yang memberikan wawasan akan berbagai strategi dan innovasi alat untuk melawan aksi-terorisme.

Berlangsung pada 4-6 Maret 2020 di Jakarta Convention Center, HLS Indonesia akan dibuka secara resmi oleh Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia, Yasonna Laoly.

Konferensi yang akan berlangsung selama dua hari yang penuh dengan berbagai pembahasan menarik akan dipimpin oleh R.Rakyan Adi Brata, HS, Tenaga Ahli Dewan Perwakilan Rakyat untuk Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia dan Keamanan, dan akan menghadirkan pembicara-pembicara terkemuka dari pemerintahan, industri dan akademisi untuk membahas tantangan keamanan dalam negeri Indonesia seperti Kepala Badan Siber dan Kripto Nasional (BSSN), Kepala Divisi Hubungan Masyarakat – Polisi Nasional Indonesia (Polri), Direktur Pengembangan Tahanan dan Pelatihan Kerja Produksi-Direktorat Jenderal Pemasyarakatan, serta Penasihat Hukum Residen Departemen Kehakiman AS.

Lima belas negara akan berpartisipasi pada penyelenggaraan kedua kali HLS di Indonesia, mulai dari Australia, Finlandia, Prancis, Jerman, Hong Kong, Indonesia, Italia, Lithuania, Malaysia, Republik Belarus, Singapura, Slovakia, Belanda, Inggris, hingga Amerika Serikat. HLS Indonesia juga diikuti oleh perusahaan berbasi keamanan terkemuka dunia, mulai dari manufacturer, distributor, hingga agensi penelitian dan pengembangan, akan menawarkan produk dan jasa terkini untuk menjaga negara dari ancaman terorisme.

Para pengunjung HLS Indonesia dapat melihat langsung produk inovatif terbaru dari GreyScan sebagai jawaban ancaman bahan peledak buatan sendiri. Menurut CEO GreyScan, Sam Ollerton, perangkat GreyScan dapat dengan cepat dan akurat menggunakan bahan-bahan yang biasa digunakan dalam perangkat bahan peledak improvisasi, meningkatkan kemampuan keamanan saat ini dengan melengkapi alat bantu pelacak bahan peledak tradisional.

Inovasi lainnya datang dari Gasmet, dengan produk GT5000 Terra yang diklaim sebagai alat analisis gas yang gesit dan tangguh. Terra adalah perangkat yang dirancang agar sesuai dengan kriteria pemantauan gas dan emisi di Lingkungan yang sangat dinamis dan aktif, mis. Di lapangan dan saat bepergian. Seperti semua alat pengukur gas, Gasmet, GT5000 dilengkapi dengan teknologi FTIR, yang dapat mengukur hingga 50 gas secara bersamaan hanya dalam beberapa detik.

Peserta pameran lainnya termasuk Leapers Inc., PT Pindad, Paul Boye, Cristanini, Ultimaco, Inspire-Tech, Innovatrics dan banyak lagi.Akan ada Konferensi CBRN khusus yang memungkinkan delegasi untuk berkumpul dan mempelajari dari beberapa demonstrasi kemampuan dari agen dan pemasok lokal yang terbaik.

“Ancaman berbagai kegiatan terorisme bukan lah sesuatu yang dapat dianggap remeh dan HLS Indonesia akan menjadi suatu tonggak keamanan penting di Indonesia, dan mempertemukan instansi-instansi keamanan dalam suatu forum terbaik untuk memajukan pengetahuan para pengunjung konferensi,” Mr Andrew Marriot, Direktur Utama, Homeland Security (HLS) Indonesia 2020. (rls)

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *