28 C
Tangerang Selatan
Rabu, 27 Oktober 2021
Serpong Update
RELEASE

Dosen Prodi Manajemen Unpam Berikan Pelatihan Manajemen Dan Kewirausahaan

Serpongupdate.com – Pernyataan Bung Karno “Seribu orang tua hanya dapat bermimpi, satu orang pemuda dapat mengubah dunia”, dan “beri aku seribu orang, dan dengan mereka aku akan menggerakkan Gunung Semeru”.

Sedemikian pentingnya kedudukan dan peranan pemuda, dalam pembangunan sehingga masa depan bangsa berada ditangan mereka. Di pundak merekalah harapan dan citacita bangsa ini digantungkan sehingga pemuda dituntut berperan aktif dan tampil terdepan dalam pembangunan bangsa, baik fisik maupun mental spiritual atau karakter.

Karang Taruna adalah organisasi sosial kemasyarakatan sebagai wadah dan sarana pengembangan setiap anggota masyarakat yang tumbuh dan berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat terutama generasi muda di wilayah desa/kelurahan terutama bergerak dibidang usaha kesejahteraan sosial (Pasal 1 Ayat 1 Peraturan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor : 77 / HUK / 2010 Tentang Pedoman Dasar Karang Taruna).

Atas dasar itulah, Tim Pegabdian Kepada Masyarakat yang berjumlah dua belas orang yang terdiri atas sepuluh Dosen dan dua mahasiswa Prodi Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Pamulang mengadakan pelatihan manajemen organisasi bagi kelompok Karang Taruna Kelurahan Pondok Cabe Udik Tangerang Selatan.

Dua belas orang tersebut yakni : Ferdiansyah, Wiyanto, Andri Priadi, Angga Juanda, Muhammad Gandung, Masran Mustakin, Agung Tri Putranto, Nurismalatri, Moh. Khoiri, Siti Aesah, Amirul Shidiq dan Muhammad Furqon.

“Dengan harapan usai pelatihan, karang taruna mampu berdaya, mandiri dan profesional sesuai dengan tujuan didirikanya organisasi tersebut,” kata Ketua Tim,
Ferdiansyah

Hadir dalam kegiatan tersebut adalah pemuda Karang Taruna Kelurahan Pondok Cabe Udik kurang lebih 20 orang.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan kenang-kenangan dari kedua belah pihak, do’a bersama dan sesi foto bersama.

“Kerjasama yang baik hendaknya tidak berhenti hingga usai kegiatan, tetapi tetap berlangsung pada kegiatan-kegiatan dalam bentuk lain,” terang Ferdiansyah. (Rls/Nto)

Berita Terkait

Leave a Comment