banner
truk

Imbas Berlaku Jam Operasional, Truk Bikit Macet di Jalan Parung Panjang

Serpongupdate.com –  Penerapan peraturan Bupati Tangerang  nomor 47 tahun 2018 membuat sulit pengguna jalan, lantaran para pengemudi truk menepikan kendaraannya di badan jalan, Jumat (11/1/2019).Terpantau pagi ini, aktifitas masyarakat dari Tangerang menuju Bogor dan sebaliknya menjadi tersendat.

Kemacetan itu disebabkan parkirnya kendaraan bertonase besar di badan jalan yang mengarah Tangerang, sehingga mengganggu kendaraan kecil yang melintas.

“Inikan satu badan jalan habis terpakai buat truk parkir, kalau mobil mau melintas dia otomatis gunakan badan jalan dari lajur berlawanan. Masalahnya ketika mobil itu gunakan lajur berlawanan dan dari arah berlawanan ada kendaraan lain, jadi ini  yang membuat stag,” ucap Asep, warga Parung Panjang.

Diterangkan dia, parkirnya kendaraan truk di sepanjang jalan Raya Parung Panjang ini, terjadi hingga kiloan meter.“Sudah pasti macetnya engga ketolongan. Polisi juga bingung kali mau bagaimana mengaturnya,” kata dia.

Saleh warga Parung Panjang, mengaku kesal dengan tingkah para sopir truk yang bertindak seenaknya itu.Dia berharap ada ketegasan bersama aparat Pemerintah Bogor dan Kepolisian untuk menyelesaikan masalah ini.

“Ini persoalan menahun, karena di Tangerang sudah diatur, di Bogor engga diatur. Tapi imbasnya itu mau yang dari Bogor atau Tangerang pasti engga bisa jalan, coba pemerintah kalau perlu Presiden turun lihat ini. Ini bisa dapet rekor parkir truk terpanjang di dunia,” kata Saleh. (han)

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *