banner
NMW

Ini Cara Perawatan Kecantikan di NMW Clinic Saat Pandemi Covid-19

Serpongupdate.com –  Skin care atau perawatan kulit menjadi hal yang tak terpisahkan bagi kaum hawa. Namun ditengah pandemi, banyak kaum hawa takut melakukan perawatan  lantaran harus bersentuhan langsung dengan orang lain.

Senior Medical Doctor NMW Clinic, dr. Nataliani Mawardi, dipl. CIBTAC membeberkan beberapa langkah agar pasien tetap aman dan nyaman dalam melakukan perawatan kulit di klinik kecantikan, salah satunya yang dilakukan di seluruh NMW Clinic.

“Sebelum datang ke klinik, pasien wajib melakukan konsultasi dan reservasi secara daring yang terkoneksi ke seluruh cabang NMW. Jadi pasien bisa memilih mau perawatan ke cabang mana. Pembayarannya pun bisa dilakukan melalui bank transfer, kartu kredit, dan convenience store,” ujarnya saat meresmikan Klinik NMW di Mal Living World Alam Sutera, Rabu (2/9/2020).

Setelah konsultasi, reservasi dan transaksi  pembayaran online, langkah selanjutnya yakni pasien wajib melakukan rapid test. Apabila pasien sudah pernah melakukan rapid test di luar, seperti di klinik atau rumah sakit lain, pasien tinggal menunjukan hasil yang masih valid maksimal hingga 2 minggu sebelum datang ke klinik.

Sebelum masuk klinik, pemeriksaan suhu tubuh terhadap pasien pun dilakukan. Kemudian pasien wajib menggunakan hand sanitizer yang telah disediakan. Seluruh karyawan NMW yang bertugas wajib memakai face shield, masker dan sarung tangan. Lalu pasien wajib melakukan rapid test sebelum melakukan treatment dengan tujuan mencegah penularan Covid-19.Setelah hasil rapid test non reaktif, pasien pun wajib melapisi pakaian dengan Alat Pelindung Diri (APD) sekali pakai yang telah disediakan.

Penyemprotan ruangan, rutin dilakukan, alat-alat medis pun kerap disterilkan, kemudian bed dengan lapisan bahan sekali pakai berjarak satu meter pun diberlakukan. Pihaknya pun menginginkan pasien agar tetap nyaman dan aman dalam melakukan treatment tanpa adanya rasa takut.

“Oleh sebab itu harus dilakukan reservasi dulu. Karena karyawan dan pasien dibatasi, kini dalam satu ruangan hanya menampung tiga sampai 4 pasien saja. Karena kita sangat concern menjaga kesehatan pasien dan para karyawan. Bahkan, dua minggu sekali, kita rutin melakukan Rapid Test dan kami sangat bersyukur, hingga saat ini karyawan kami tidak ada yg reaktif,” ungkapnya. (Red)

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *