29.8 C
Tangerang Selatan
Jumat, 19 April 2024
Serpong Update
RELEASE

Korsel Siap Bantu UKM Di Tangsel

Kerjasama Kota Tangerang Selatan (Tangsel) dan Kota Daejeon Korea Selatan semakin diintensifkan. Hal ini terbukti dengan kunjungan delegasi dari Korea International Coorporation Agency (KOICA) ke Kantor Pemkot Tangsel, Jalan Maruga, Ciputat Tangsel, Senin (06/0
3).

Selain hadir dari Pemkot Tangsel yang diwakili oleh Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie, hadir pula Kepala Pusat Penelitian Ilmu Pengetahuan dan Tekhnologi (Puspiptek) Sri Setiawati.

Kepada sejumlah wartawan Kepala Puspiptek menyambut baik kerjasama antara Pemkot Tangsel dan Kota Daejeon ini.

“‎Kota Tangsel sudah menjalin kerjasama dengan Kota Daejon Korea Selatan terutama dalam pengembangan Usaha Kecil Menengah (UKM). Namun diakui di Tangsel pengembangannya masih dilakukan secara tradisional. Sehingga UKM di Tangsel masih belum dapat meningkatkan nilai jualnya,” kata Sri Setiawati

Untuk itu dia menilai perlu dilakukan kerjasama antara Pemkot Tangsel dengan Pemkot Daejon dengan difasiliatasi oleh KOICA.

“Jika sudah dikelola dengan tekhnologi maka akan memberikan manfaat kepada kedua belah pihak,” jelasnya.

Puspiptek menurut Sri siap memberikan pendampingan kepada Pemkot Tangsel, baik dari tenaga ahli maupun fasilitas tekhnologi yang sudah dimiliki Puspiptek.

“Jika UKM sudah memanfaatkan tekhnologi maka akan lebih efektif dan efesien kedepannya,” ucapnya lagi.

Wakil Walikota Benyamin Davnie yang mewakili Pemkot Tangsel mengutarakan bahwa kita harus mengakui Sumber Daya Manusia (SDM) di Korea Selatan lebih maju.

“Daejeon itu Kota Industri, pabrik Samsung ada disana sehingga dapat dijadikan acuan dalam membangun kualitas perekonomian di Tangsel kedepannya,” kata Benyamin.

Benyamin juga mengatakan Pemkot Tangsel rencananya ditahun 2017 ini akan memulai pembangunan pusat inovasi atau inovation center. Rencana akan dibangun di kawasan Jl Kapten Soebianto, Serpong Tangsel.

“Inovation Center akan menjadi pusat pengembangan dan pendidikan serta pelatihan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM). Anggaran yang disiapkan adalah sekitar 50 Miliar Rupiah. Inovation Center akan dilengkapi dengan pengembangan tekhonologi sehingga dapat membuat UKM semakin maju lagi,” pungkasnya.

Sementara itu pihak Delegasi Korea International Coorporation Agency (KOICA) enggan memberikan keterangan karena pertemuan ini masih belum final. (Nto)

Berita Terkait

Leave a Comment