29 C
Tangerang Selatan
Minggu, 16 Mei 2021
Serpong Update
ADVERTORIAL

Menjaga Pola Makan Sehat Selama Puasa

Serpongupdate.com – Perubahan pola makan selama bulan puasa tidak jarang menimbulkan masalah pencernaan, seperti sembelit, diare, dan maag. Namun, jangan khawatir, dengan menjaga dan mengatur pola makan yang sehat dan benar saat puasa  akan membuat badan menjadi sehat dan bugar.

“Puasa juga bisa dibilang diet alami dan biasanya bisa menurunkan berat badan diangka 2 sampai 4 kilogram yang baik dan sehat,” ujar  dr. Dian Permatasari, M.Gizi., Sp.GK yakni dokter spesialis gizi klinik RSU Kota Tangerang Selatan.

Lebih lanjut wanita berhijab Lulusan dokter umum Universitas Trisakti tahun 2006 dan spesialis gizi klinik dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia tahun 2016 mengatakan, sebenarnya pada saat puasa tidak ada yang beda, yang berbeda cuma waktu kita mengkonsumsi makanan saja. Pada umumnya untuk kalori dan kebutuhan gizi harian  harus tetap terpenuhi.

“Biasanya, dalam mengkonsumsi makanan pasti berkurang. Yang biasanya  makan sehari 3 kali ini hanya 2 kali, yakni pada saat sahur dan waktu berbuka puasa. Nah. Di sela waktu sahur dan buka puasa,  kita masih bisa makan sesuai dengan kebutuhan hariannya,” terangnya.

Berikut ini pola makan sehat saat puasa, antar lain :

  1. Mengkonsumsi makanan dalam komposisi gizi seimbang

Yaitu dalam setiap makanan harus ada karbohidrat , protein dan vitamin. Contohnya pada saat sahur,  makanlah makanan seperti makan pagi dan makan siang, jadi ada nasi yang mengandung karbohidrat,  lauk pauk yang mengandung protein hewani protein nabati,  sayuran dan buah-buahan.

2. Waktunya disesuaikan

Waktu saat mengkonsumi makanan saat berpuasa harus diatus, yakni pada waktu sahur makan berat dan waktu buka puasa makan  yang tidak terlalu berat. Minum air putih paling tidak pada saat saur sebanyak 3 gelas, dan saat berbuka puasa dianjurkan mengkonsumsi makanan yang manis untuk menggantikan energi yang hlang pada saat kita berpuasa. Seperti teh manis kemudian kue-kue yang manis tapi jangan berlebihan,  makan kurma bagus saat buka puasa.

3. Konsumsi suplemen, terlebih saat pandemi

Mengkonsumsi suplementasi, baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh seperti vitamin C, vitamin D, dan vitamina A, oleh karena itu asupannya harus bergizi dan seimbang. “Untuk pasien Covid-19 selama dia tidak merasa capai,  bisa berpuasa dan untuk pasien covid kebutuhan gizinya lebih tinggi,” ujar dr. Dian Permatasari.

4. Menu Sehat untuk Sahur dan Buka Puasa

Saat makan sahur dan buka puasa, pada prinsipnya kembali kepada pola gizi seimbang. Seperti yang dianjurkan oleh Kemenkes RI, dimana dalam satu piring harus ada sayur, buah, karbohidrat dan protein.Untuk buka puasa, pilihlah makanan-makanan yang manis tapi porsinya tidak banyak.

Saat berpuasa selama 12 sampai 14 jam, tubuh kita pastinya butuh makanan yang mengandung karbohidrat untuk menjadi sumber energi saat menjalankan puasa. Jadi sudah sepantasnya tubuh mendapat asupan makanan yang seimbang, jangan sampai tubuh kekurangan  glukosa.

“Makanya kenapa disaat berbuka kita dianjurkan dengan yang manis, dimana makanan yang manis, dapat diubah secara cepat menjadi glukosa untuk energi yang tadi hilang selama puasa,” tutup dr. Dian. (ADV)

Berita Terkait

Leave a Comment