29 C
Tangerang Selatan
Rabu, 3 Maret 2021
Serpong Update
ADVERTORIAL

Pemkot Tangsel Lakukan Empat Langkah Untuk Tangani Pandemi dan Dampak Covid-19

Serpongupdate.com – Pemerintah Kota Tangerang Selatan pastikan akan lakukan 4 langkah untuk tangani Covid-19 serta dampaknya. Empat langkah ini diketahui merupakan solusi yang diberikan Presiden RI Joko Widodo.

Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany menjelaskan empat langkah ini disampaikan dalam Musyawarah Nasional VI Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi) pada Kamis, 11 Februari 2021, di Istana Negara, Jakarta.

Dari yang disampaikan Presiden RI, Airin menjelaskan ada empat langkah yang akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Yang pertama ialah dengan memprioritaskan pengendalian laju penyebaran virus.

“Seperti yang disampaikan Presiden RI, setiap pemerintah Kota harus meningkatkan disiplinitas terhadap 3 M (menggunakan masker, mencuci tangan, dan menkaga jarak), yang nantinya akan disampaikan oleh Satgas Covid-19,” ujar Airin yang ditambahkan bahwa satgas yang beranggotakan oleh Polri dan TNI.

Selain menerapkan penggunaan masker, Pemerintah Kota Tangsel juga akan menerapkan pembagian masker. Seperti yang diperintahkan Presiden RI, bahwa pembagian masker ini merupakan bantuan dari pemerintah pusat, untuk memastikan seluruh masyarakat harus menggunakan masker.”Jangan sampai keadaan ekonomi memaksa masyarakat tidak memiliki masker,” kata Airin.

Selanjutnya Airin menegaskan bahwa, pemerintah kota Tangsel akan memberikan perhatian mengenai kesiapan daerah dalam melakukan perawatan bagi para pasien Covid-19 seperti jumlah tempat tidur perawatan di rumah sakit.

Di Tangsel sendiri, saat ini terdapat satu Rumah Lawan Covid, kemudian rumah sakit transit serta kerjasama dengan pihak swasta dalam menyiapkan ruang ICU.”Kesiapsiagaan tenaga medis, hingga pemetaan zonasi secara mendetail apabila daerah memerlukan pembatasan kegiatan masyarakat dalam skala mikro, sudah kami lakukan,” kata dia.

Untuk Langkah kedua, sesuai dengan amanat Presiden Pemkot alan segera mempersiapkan manajemen untuk percepatan vaksinasi di daerah. Kebijakan vaksinasi massal secara gratis bagi setidaknya 181,5 juta masyarakat telah dimulai pada 13 Januari 2021 lalu.

Vaksinasi massal tersebut untuk tahap kedua diprioritaskan bagi para tenaga kesehatan. Namun, beberapa waktu mendatang, vaksinasi massal akan mulai diperuntukkan bagi masyarakat di sektor lainnya.

“Sejak awal Tangsel sudah menerapkan vaksinasi. Saya sendiri sudah memastikan bahwa pejabat daerah untuk memberikan contoh terhadap masyarakat,” ujarnya.

Nantinya setelah tenaga kesehatan sudah melakukan vaksinasi, Pemkot akan menyasar kelompok masyarakat di sektor-sektor padat interaksi seperti para pedagang pasar atau jasa krusial lainnya yang dalam kesehariannya berhubungan dengan masyarakat banyak juga dapat dilakukan vaksinasi secara massal atau berkelompok.

Untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan vaksin ini, Airin menjelaskan akan menerapkan pemetaan secara matang. Dengan melibatkan stakeholder yang memiliki kewenangan terhadap program ini.

Selain itu, sebagai langkah ketiga, pemerintah Kota Tangsel akan memperbanyak program padat karya. Program-program padat karya dimaksudkan untuk menyediakan lapangan kerja, utamanya bagi masyarakat yang kehilangan pekerjaannya di tengah pandemi sehingga mampu memperkuat daya beli dan meningkatkan konsumsi masyarakat.

“Program padat karya ini ditunjukkan untuk memastikan masyarakat bisa memenuhi kebutuhannya. Serta memperbaiki sistem perekonomian daerah yang sempat terhambat akibat covid-19,” kata dia.

Terakhir, langkah ke-4, Airin menjelaskan bahwa bansos akan terus diberlakukan. Hal ini dikarenakan masih banyaknya masyarakat di lapisan bawah merasakan dampak Covid-19. “Sesuai perintah Bansos tetap berjalan. Nanti datanya akan diperbaharui oleh Dinas Sosial,” kata dia. (Adv)

Berita Terkait

Leave a Comment