banner
kwt bugel mas

Permintaan Jahe Masih Tinggi, KWT di Tangerang Kebanjiran Pesanan

Serpongupdate.com -  Kelompok Wanita Tani (KWT) Bugel mas mendapat omset yang meningkat dari penjualan tanaman jahe di masa pandemic Covid-19 saat ini. Jahe tersebut diolah menjadi serbuk minuman dan juga permen, demikian dikatakan Ketua KWT Bugel Mas Hanifah.

“Ini ada sirup jahe, serbuk jahe 100 gram dengan harga Rp 25. 000 dan juga ada produksi permen jahe,” kata Hanifah, Senin (28/9).

Permintaan jahe saat ini diakuinya meningkat drastis hingga 100 persen karena diyakini bisa meningkatkan imun tubuh sehingga bisa menangkal virus corona yang kini tengah menjadi pandemi.

Lanjut Hanifah, dengan adanya program ini, ia mengaku dapat membantu masyarakat yang terdampak Covid-19.”Banyak sekali orang-orang yang terdampak Covid-19, kami bersyukur dapat membantu  masyarakat yang terdampak,” katanya saat ditemui di lokasi.

Untuk pemasaran, bersama anggota KWT lainnya, hasil tanam jahe kemudian dikemas kedalam bentuk kemasan untuk dipromosikan melalui media sosial. Selanjutnya, ia juga memanfaatkan lahan di sekitar perumahan untuk dijadikan lahan menanam rempah-rempah maupun sayuran, agar program ketahanan pangan terus bertahan.

“Karena dimasa-masa seperti ini sangat bermanfaat, disaat pandemi itulah mereka merasakan. Disaat seperti ini saya masih bisa beraktifitas, dengan mengolah jahe. Untuk hal ini, pemerintah sudah mendorong produksi,  tinggal masyarakatnya yang menjalankan,” imbuhnya. (Fjn)

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *