25.8 C
Tangerang Selatan
Kamis, 13 Juni 2024
Serpong Update
LEISURE

PRI 2016 Menyajikan Hiburan untuk Semua Kalangan Masyarakat

Pesta rakyat yang berlangsung tanggal 20 Oktober – 6 November 2016 di Indonesia Convention Exhibition (ICE), BSD City telah berhasil menyuguhkan beragam hiburan untuk seluruh anggota keluarga yang menjangkau semua kalangan masyarakat.

Berakhirnya PRI ditandai dengan tampilnya Raisa di panggung konser 1.000 Band di hall 2, dan panggung nusantara yang diramaikan dengan Alam Dewata Band (Bali), Tari Minang (Sumatera Barat), Tari Saman & Lenggang Marawis oleh SMP AL-Azhar BSD. Tak ketinggalan Ondel-Ondel & Tanjidor (kesenian Betawi) yang akan berkeliling di hall ICE.

Selama 18 hari PRI menghadirkan konser 1.000 band, 1.000 rasa kuliner warisan nusantara dan kreasi baru, beragam wahana permainan keluarga, pameran multiproduk, mulai dari otomotif (motor dan mobil), gadget, barang elektronik, teknologi, barang-barang konsumer, furnitur, peralatan rumah tangga, kosmetik, fashion dan gaya hidup. PRI juga menyuguhkan pagelaran musik nusantara, ruang eksplorasi seni dan pagelaran budaya.

“Pekan Raya Indonesia 2016 merupakan pesta rakyat yang telah dikunjungi lebih dari 600.000 pengunjung dari beragam usia. Banyak pengunjung yang membawa keluarga dan teman-temannya untuk berbelanja, berwisata kuliner, bermain di wahana permainan dan menonton konser di PRI. Selain menghibur, kemeriahan PRI juga menyajikan beragam pagelaran budaya yang mengedukasi dan mengenalkan lebih jauh lagi kekayaan nusantara yang sangat dinikmati pengunjung,” ujar Ryan Adrian, Managing Director PT Indonesia International Graha.

Sebagai bentuk kepedulian PRI terhadap budaya, selain menampilkan pagelaran musik nusantara di Nusantara Hall, terdapat juga ruang eksplorasi seni yang diisi dengan beragam workshop kreatif dan pagelaran budaya yang menampilkan pertunjukan tarian-tarian nusantara serta pameran foto bertajuk Alkisah karya fotografer Rio Motret yang mengangkat dongeng dan legenda Indonesia.

Penampilan musik dari beragam daerah, seperti penampilan Nusa Tuak (Nusa Tenggara Timur), Komunitas Ronggeng Deli (Anjungan Sumatera Utara TMII), Keroncong Tugu (Betawi), Kunokini & Svaraliane (Kreasi-Nusantara), Saung Angklung Udjo (Jawa Barat), Hanyaterra (Jatiwangi, Majalengka), HorjaBius (Batak, Sumatera Utara), Sakatalu (Jawa Barat) dan banyak lagi lainnya meramaikan Pekan Raya Indonesia.

Workshop yang diadakan selama Pekan Raya Indonesia berlangsung telah memberikan pengalaman baru bagi pengunjung yang ingin berkreasi, di antaranya workshop sablon, membuat tas tangan dari kaos bekas, membuat boneka dari kertas, rubber cut (mencukil di atas karet, kemudian disablon ke media pouch), membuat alat musik dari keramik dan membatik.

Penampilan Rampak Bedug (Banten) oleh Sanggar Tari Yudha Asri, Tari Mambri (Papua Barat), Tari Jaipong (Jawa Barat), Reog Ponorogo (Kesenian Jawa Timur), Tari Lesung (Banten), Tari Saman (Aceh), Sisingaan & Jajangkungan (kesenian Sunda), dan lainnya membuat pengunjung menjadi lebih dekat lagi dengan tari-tari tradisi. Setiap acara musik, workshop dan tari nusantara di Panggung Nusantara membuat pengunjung begitu antusias untuk mengenal lebih dalam mengenai seni dan budaya Indonesia.

Berita Terkait

Leave a Comment