banner
prodia ok

Prodia Kerjakan Sendiri Pemeriksaan Prosafe NIPT

Serpongupdate.com –  PT Prodia Widyahusada Tbk menginformasikan kepada masyarakat bahwa kini pemeriksaan Prosafe NIPT yang diluncurkan pada 23 Oktober 2017 lalu, telah dapat dikerjakan sendiri di laboratorium klinik Prodia. Hal ini diinformasikan langsung oleh Direktur Bisnis dan Pemasaran PT Prodia Widyahusada Tbk Indriyanti Rafi Sukmawati didampingi oleh Produk Manager PT PT Prodia Widyahusada Tbk Trilis Yulianti dalam peluncuran kembali Prosafe di Paradigma Cafe, Cikini, Jakarta, Kamis (9/11/2018).  Prosafe-NIPT merupakan pemeriksaan yang dapat mendeteksi kelainan kromosom pada janin dengan menggunakan sampel darah ibu hamil.

Dijelaskan Direktur Bisnis dan Pemasaran Prodia Indriyanti R.S. , Prosafe telah tersedia dan dapat dilakukan sejak setahun lalu. Namun, pengerjaan pemeriksaan ini kami lakukan melalui kerja sama antara Prodia dan Illumina, sambil kami mempersiapkan untuk dapat melakukan pengerjaan sendiri Sejak 6 November 2018 Prosafe secara resmi dapat kami kerjakan sendiri di laboratorium klinik Prodia. Kami menggunakan teknologi Next Generation Sequencing (NGS) dari Illumina yang membuat Prosafe memiliki tingkat akurasi 99.99%. Kami berharap para ibu yang tengah mempersiapkan kehamilan dapat terbantu dengan adanya pemeriksaan Prosafe sehingga dapat mendeteksi sedini mungkin kelainan kromosom.” jelas Indriyanti.

Sementara, Dokter Spesialis Obgyn dr. Boy Abidin, Sp.Og (K) menuturkan “Melihat prevalensi akibat kelainan kromosom yang terjadi di dunia maupun di Indonesia, sangat penting bagi para ibu hamil untuk melalukan skrining untuk memastikan janin tidak berisiko mengalami kelainan kromosom. Mereka yang memiliki riwayat kelainan kromosom dalam keluarga sangat perlu melakukan pemeriksaan ini. Namun, mereka yang tidak memiliki riwayat kelainan kromosom juga perlu melakukan pemeriksaannya, karena tidak menutup kemungkinan hal ini dapat terjadi. Kelainan kromosom ini tidak bisa diprediksi kejadiannya. Setiap orang memiliki peluang untuk mengalami kelainan kromosom.”

Ditempat terpisah Produk Manager Prodia Trilis Yulianti mengutarakan, Prosafe merupakan non-invasive prenatal test dengan tingkat sensitivitas dan spesifisitas yang tinggi. Pemeriksaan ini dapat dilakukan para ibu hamil dengan usia kandungan mulai 10 minggu, untuk mengetahui kemungkinan kelainan kromosom yang dialami janin. Kelainan kromosom yang banyak terjadi memang Down Syndrome di mana penderitanya memiliki tiga kromosom 21, sedangkan pada orang normal seharusnya hanya terdapat dua kromosom 21 tersebut. Tetapi para ibu juga perlu berhati-hati dengan syndrome lain yang diakibatkan oleh kelainan kromosom.

Lebih lanjut Trilis menjabarkan syndrome lain yang mungkin dialami para ibu seperti Turner Syndrome akibat kurang atau hilangnya kromosom X sehingga menyebabkan gangguan medis dan perkembangan fisik anak. Edward Syndrome mengakibatkan lebih banyaknya kromosom 18 yang menyebabkan kelainan genetis yang berisiko keguguran dan cacat fisik. Patau Syndrome di mana terdapat tiga kromosom 13 atau dikenal trisomi 13 yang mengakibatkan bayi mengalami gangguan jantung hingga saraf otak. Semua ini perlu dihindari agar anak bisa lahir dengan kondisi kesehatan yang normal dan tumbuh dengan sempurna.

“Pengetahuan ibu akan bahaya kelainan kromosom pada anak penting bagi kelangsungan hidup anak yang dikandung. Di mana kelainan kromosom merupakan penyakit genetik yang melekat pada anak. Kromosom adalah unit genetik yang terdapat dalam setiap inti sel pada makhluk hidup yang disusun oleh DNA dan protein. Pada orang normal terdapat 22 pasang kromosom autosom dan 1 pasang kromosom seks yaitu: XX pada wanita dan XY pada pria,” pungkasnya. (abe)

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *