25.4 C
Tangerang Selatan
Jumat, 19 April 2024
Serpong Update
HEALTH

Rahasia Awet Muda, Sehat, Fit & Bugar

Menjelang usia emas, umumnya akan sangat rentan terkena penyakit. Banyak orang demikian sibuk dengan berbagai urusan pekerjaan, urusan orangtua, membesarkan anak atau semuanya sekaligus, sehingga melupakan masalah kesehatan pribadi. Masalah kesehatan yang kecil bahkan dapat menjadi ancaman besar jika tak segera diatasi. Mulai usia 40 tahun  berbagai jenis penyakit degeneratif mulai mengintai, seperti penyakit jantung, stroke, darah tinggi, kencing manis, osteoporosis dan sebagainya.

Di usia 40 tahun adalah saat yang tepat untuk mengevaluasi kesehatan dan membuat rencana jangka panjang. Seseorang yang sehat dan kuat serta bugar di umur 80 tahun bergantung dari gaya hidupnya sejak usia 40 tahun. Sebab itu program kesehatan yang serius harus dimulai pada usia 40 tahun dimana membutuhkan perubahan gaya hidup secara drastis antara lain pola makan sehat dengan perhitungan kalori, olahraga teratur setidaknya 90 menit untuk menghabiskan 750 kalori yang dilakukan selama enam kali seminggu yang disertai motivasi dan tanggung jawab besar.

Gangguan jantung di usia 40 tahun dapat berupa gangguan irama jantung dan atau penyumbatan pembuluh darah koroner. Oleh sebab itu sebelum seseorang berolahraga berat maka perlu diyakinkan bahwa jantungnya tidak bermasalah agar terhindar kematian sewaktu olahraga seperti yang sudah sering kita saksikan di media massa. Menurut Kepala Cardiac Center Bethsaida Hospitals, dr. Dasaad Mulijono, MBBS (Hons), FIHA, FIMSANZ, FRACGP, FRACP, PhD (Australia) Mereka yang rajin berolahraga, konsumsi makanan sehat, dan mempunyai gaya hidup yang benar akan tampak awet muda, sehat, bugar dan kuat di usia emas”. Dan beliau telah membuktikan metode ini pada dirinya sendiri.

Menginjak usia 40 tahun, seringkali wanita merasa minder karena mulai timbul gejala-gejala penuaan kulit. Keriput, kulit kering, kusam, flek hitam, kerut di mata, dan kehilangan elastisitas kulit adalah sebagian keluhan yang umumnya dialami oleh para wanita yang berusia 40 tahun ke atas. Perawatan wajah wanita usia 40 tahun memerlukan sedikit sentuhan yang lebih khusus, berbeda dengan perawatan wajah usia remaja.  Menurut dr. Inneke Halim, Sp KK “ Kondisi kulit di usia 40-an rentan terjadi kekusaman, keriput dan flek hitam. Oleh karena itu, gunakan pelembab dan sunscreen dengan SPF minimal 30 agar kulit wajah tetap kenyal dan terhindar dari keriput, selain itu gunakan krim malam anti aging, minum suplemen antioksidan, vitamin C & E”. Untuk memperlambat proses penuaan juga dianjurkan untuk memperbanyak makan buah dan sayuran, minum air putih, tidur yang cukup, olahraga teratur. Rokok dan alkohol merupakan dua hal yang harus dihindari.

Perubahan usia juga membuat metabolisme tubuh melambat, salah satunya adalah metabolisme lemak. Hal ini membuat lemak lebih mudah menumpuk ditempat – tempat tertentu seperti perut, paha dan lengan. Metode yang paling baik untuk mengatasinya adalah dengan mengombinasikan diet dengan olahraga teratur. Namun bila berbagai metode diet telah dicoba dan olahraga ekstra telah dilakukan, tetapi timbunan lemak tetap saja terlihat maka diperlukan bantuan teknologi seperti terapi radiofrequency dan ultrasound.

Masalah kesehatan lain yang mengintai di usia 40 tahun adalah kehilangan gigi. Rata-rata mulut orang di atas usia 40 tahun kehilangan minimal 3 gigi. Rata-rata ini tentu saja meningkat dengan bertambahnya usia. Ada banyak alasan untuk gigi keropos, di antara alasan tersebut adalah pola makan, penyakit periodontal, efek kehamilan serta penggunaan tembakau.

Pada kesempatan ini  Head of Bethsaida Hospital Dental Center (BHDC), drg. Tb Iman Wahyu Kusumadirja, SKG., MM., CDIS, memberikan penjelasan mengenai program rehabilitasi gigi dan mulut secara menyeluruh yang di dalamnya juga terdapat metode perawatan rehabilitasi senyum. Program rehabilitasi gigi dan mulut secara menyeluruh sebagai perawatan sistematis yang diberikan kepada pasien untuk mengembalikan fungsi utama gigi dan gusi. Ia mengatakan, “Masih banyak dari kita yang belum menyadari pentingnya melakukan konsultasi gigi dan mulut secara berkala. Apabila kita lalai memerhatikan kondisi kesehatan gigi, maka kemungkinan terjadinya penurunan fungsi gigi dan gusi akan semakin besar. Hal ini tentunya akan mengganggu kesehatan mulut. Program ini menggunakan beberapa metode yang sudah cukup familiar untuk publik, seperti veneer, implant gigi, dan bleaching, sehingga calon pasien dapat mengenal terlebih dahulu jenis-jenis perawatan pada gigi. Selain itu rehabilitasi senyum ialah jenis perawatan yang tidak hanya mengembalikan fungsi gigi dan mulut secara menyeluruh, tetapi juga mampu menampilkan senyum terbaik Anda.”

Berita Terkait

Leave a Comment