banner
rlc

RLC Kota Tangsel Kembali Pulangkan 12 Pasien Covid-19, 1 Diantaranya Lansia

Serpongupdate.com – Siti Supariah,  lansia berusia (59) tahun, wanita asal Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) baru saja  dipulangkan dari Rumah Lawan COVID-19 (RLC) Kota Tangsel setelah menjalani masa karantina selama satu bulan.

Siti Supariah sempat terjangkit COVID-19 dengan tanpa gejala atau orang tanpa gejala (OTG). Atas hal itu ia pun dirawat di RLC  dengan kategori pasien dalam pengawasan (PDP).

Siti Supariah menceritakan, penetapan dirinya sebagai PDP bermula saat sang anak lebih dulu dinyatakan telah terpapar virus corona, beberapa waktu lalu.

“Awalnya anak saya masuk rumah sakit, tujuannya mau operasi dan sakit lambung. Setelah dinyatakan sembuh memang anak saya mau dioper ke rs lain untuk operasi, tiba-tiba pihak laboratorium datang dan bilang bahwa putra saya terkena gejala COVID-19,” ucap Siti di dalam mobil ambulance saat hendak menuju kediamannya, Jumat (26/6/2020).

Dari penetapan tersebut, anaknya pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Serang. Selain itu, seluruh anggota keluarga Siti juga harus menjalani sejumlah pemeriksaan, seperti tes cepat (rapid test) dan tes swab.

Dalam pemeriksaan tersebut, Siti beserta anak cucunya dinyatakan positif dengan tanpa gejala. Akhirnya mereka pun menjalani perawatan dan masa karantina di RLC. Namun, anak dan cucunya itu dipulanglan lebih dulu.

“Dari mananya (tertular) kita gatau, karena jarang keluar. Tidak ada gejala apa-apa. Jantung saya bagus, paru-paru bagus, semua hasil dari RSUD bagus. Jadi saya gak ngerasain apa-apa,” katanya.

Kepala Dinas Kesehatan Deden Deni mengatakan, bahwa hal yang dialami oleh seorang lansia itu dapat menjadi pelajaran dan motivasi bagi seluruh masyarakat dalam menghadapi penyebaran COVID-19.

“Ini membuktikan bahwa penerapan protokol kesehatan menjadi kunci. Alhamdulillah ibu berusia 59 tahun, yang kita tahu bahwa usia tersebut menjadi paling rentan, Alhamdulillah bisa sehat lagi dan sembuh,” ungkap Deden usai melepas kepulangan Siti.

Selain Siti, terdapat 11 pasien lainnya yang juga berstatus PDP dipulangkan pada waktu yang sama. “Tadi kita lepas, sekaligus juga memotivasi supaya semangatnya kembali lagi,dan bisa kembali berkumpul dengan keluarganya,” ucapnya.

Dalam kepulangannya, 12 pasien tersebut diberikan surat pernyataan sehat dan terbebas dsri COVID-19.  Setelah dipulangkan, mereka pun juga dijadikan duta dalam melawan penyebaran COVID-19.

“Mereka jadi duta untuk sosialisasi ke warga agar tidak terjangkit penyakit virus ini dengan pola hidup sehat. Mereka bisa berbagi cerita agar masyarakat bisa lebih peduli dengan protokol kesehatan,” pungkas Deden. (Ccp)

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *