28.7 C
Tangerang Selatan
Rabu, 26 Januari 2022
Serpong Update
ADVERTORIAL

RSU Tangsel Gelar Vaksinasi Booster Covid-19, Ini Aturannya

Serpongupdate.com – Vaksinasi lanjutan atau booster di Kota Tangerang Selatan (Tangsel) Provinsi Banten per hari ini dimulai. Kegiatan peluncuran  vaksinasi booster digelar di RSU Kota Tangsel di Jalan Pajajaran, Pamulang, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (12/1/2022).

Wali Kota Tangsel Benyamin Davnie mengatakan, target atau prioritas utama pelaksanaan vaksinasi booster adalah warga berusia lanjut (lansia) dan usia 18 tahun keatas yang sudah mendapatkan vaksinasi primer, yakni vaksinasi Covid-19 tahap 1 dan tahap kedua dalam waktu lebih dari enam bulan lalu.

“Vaksinasi booster ini bisa diberikan untuk lansia dan usia 18 tahun dengan syarat membawa KTP atau masuk ke aplikasi Pedulilindungi,” ujar Benyamin saat mengikuti vaksinasi booster di RSU Tangsel.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerng Selatan dr. Allin Hendalin Mahdaniar, MKM mengatakan,  Kota Tangerang Selatan akan melaksanakan program vaksinasi lanjutan (booster) untuk masyarakat umum.Persiapan maupun koordinasi sudah dilaksanakan pada Senin, 10 Januari 2022.

“Kota Tangerang Selatan dipilih oleh Kementerian Kesehatan untuk menjadi lokasi pelaksanaan simulasi vaksinasi booster. Simulasi diadakan di RSU Kota Tangerang Selatan,” ujarnya.

Lebih detail Allin menerangkan, pelayanan vaksinasi booster akan dilaksanakan di fasilitas pelayanan kesehatan milik pemerintah, yaitu di 31 UPTD Puskesmas dan 2 RSU serta 2 sentra vaksinasi mulai tanggal 13 Januari 2022.

“Vaksin booster diberikan secara gratis untuk seluruh masyarakat serta diperuntukkan bagi yang berusia 18 tahun ke atas dan telah menerima vaksin dosis kedua dalam jangka waktu minimal 6 bulan. Kelompok prioritas penerima vaksin booster adalah orang lansia dan penderita immunokompromais,” terangnya.

Sampai dengan tanggal 11 Januari 2022, berdasarkan data cakupan vaksinasi dari Dashboard Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN), terdapat 107.439 orang yang telah memenuhi syarat tersebut untuk mendapatkan vaksinasi booster. Sasaran tersebut terdiri dari kelompok lansia 29.805 orang dan usia lebih dari 18 tahun sebanyak 77.634 orang.

“Jenis vaksin ketiga yang diberikan akan ditentukan oleh petugas kesehatan berdasarkan riwayat vaksinasi dosis 1 dan 2 yang diterima dan sesuai ketersediaan vaksin di tempat layanan. Dan untuk Kota Tangerang Selatan, saat ini tersedia vaksin jenis Pfizer dan Astrazeneca,” paparnya.

Ini Aturan yang Harus Diketahun Saat Pelaksanaan Vaksinasi Booster.

1. Teknis pelaksanaan atau alur pelaksanaan vaksinasi Booster terdiri 3 tahap.Tahap pertama adalah Meja 0 praregistrasi dan verifikasi sasaran, petugas akan melakukan cek tiket dan jadwal vaksinasi booster gratis di aplikasi PeduliLindungi dilanjutkan ke meja 1 yaitu screening dan vaksinasi dan terakhir di meja 2 untuk penginputan Pcare.

2. Sebelum datang ke fasilitas pelayanan kesehatan maupun sentra pelayanan vaksinasi diharapkan  masing – masing sasaran melakukan pengecekan tiket terlebih dahulu melalui website. Masyarakat bisa mengunjungi aplikasi pedulilindungi.id dan mengecek status dan tiket vaksinasi dengan memasukkan “Nama Lengkap” dan “NIK”, lalu klik periksa. Jika melalui aplikasi PeduliLindungi, masyarakat bisa mengikuti langkah-langkah berikut:

● Buka aplikasi PeduliLindungi

● Masuk dengan akun yang terdaftar

● Klik menu “Profil” dan pilih “Status Vaksinasi & Hasil Tes Covid-19”

● Status dan jadwal vaksinasi booster akan muncul di akun

● Untuk cek tiket vaksin, masuk ke menu “Riwayat dan Tiket Vaksin”

3. Jika termasuk kelompok prioritas tetapi belum mendapatkan tiket dan jadwal vaksinasi di aplikasi PeduliLindungi, Anda bisa datang langsung ke fasilitas kesehatan atau tempat vaksinasi terdekat dengan membawa KTP dan surat bukti vaksinasi dosis 1 dan 2.

“Oleh karena vaksinasi menjadi syarat beraktivitas di ruang publik dan sudah terintegrasi dengan aplikasi PeduliLindungi, pastikan untuk tidak menggunakan NIK dan nomor handphone milik orang lain saat mendaftar vaksinasi booster untuk menghindari kendala administrasi di kemudian hari,” pungkas Allin. (ADV)

Berita Terkait

Leave a Comment