banner
rls

Sebanyak 20 Pasien Pulang dari Karantina Rumah Lawan Covid-19 Kota Tangsel

Serpongupdate.com – Selama dua hari,  sebanyak 20 pasien yang menjalani masa karantina di Rumah Lawan Covid-19 Tangsel, dinyatakan sudah terbebas dari Covid-19 dan diperbolehkan untuk berkumpul kembali bersama keluarganya.

Diketahui, dua puluh  pasien tersebut sebelumnya masuk dalam kategori pasien Dalam Pengawasan (PDP) gejala ringan.Dua puluh pasien tersebut, masing masing berprofesi sebagai petugas medis,Polisi dan Satpam Perumahan di wilayah Kota Tangerang Selatan (Tangsel).

Koordinator RLC Kota Tangsel, Suhara Manullang mengatakan total 79 pasien telah dinyatakan pulang dari RLC usai dioperasikannya pada 16 April 2020 lalu.

“Kita bersyukur sejak kemarin, Minggu (14/06/2020) dan hari ini RLC (Kita Tangsel) melepas 20 penghuni PDP dimana kemarin ada satu orang petugas medis .dan khusus pada siang ini. Ada petugas kepolisian anggota Polres Tangsel,” kata Suhara saat ditemui di kawasan RLC Kota Tangsel, Serpong, Senin (15/6/2020).

Menurutnya, satu personel polisi  tersebut dinyatakan bebas gejala infeksi Covid-19 usai menjalani masa isolasi selama kurun waktu 14 hari.

Sementara itu, Kabagops Polres Tangsel, AKP Yudi turut hadir melepas 11 pasien yang telah dinyatakan bebas dari gejala Covid-19 itu.Menurutnya ia hadir mewakili Kapolres Tangsel, AKBP Iman Setiawan serta menyambut satu personelnya yang dinyatakan sembuh dari kasus PDP wabah virus corona. “Hari ini rumah Lawan Covid-19 (Kota Tangsel) memulangkan 11 PDP yang sudah sembuh dan sudah melalui hasil tes yang lebih lengkap sehingga layak dinyatakan sembuh,” kata Yudi dilokasi yang sama

“Dari 11 orang beberapa ada masyarakat sipil, pihak keamanan. Pihak keamanan ada satu anggota Polri yang memang sudah dinyatakan sembuh,” sambungnya.

Yudi pun berharap agar kepulangan para pasien tersebut dapat dijadikan contoh oleh masyarakat luasa tentang bahayanya penyakit virus corona.

Untuk itu, Ia mengimbau agar masyarakat dapat menerapkan protokol kesehatan penanganan Covid-19 dalam kegiatan sehari-harinya.”Kepada seluruh masyarakat, tolong betul-betul agar pelaksanaan kegiatan sehari hari mematuhi protokol kesehatan sosial, physical distancing, penggunaan masker dan menggunakan hand sanitizer,” imbaunya.

Sedangkan RN sebagai tenaga medis di Tangsel saat ditemui juga  membagikan pengalamanya kepada awak media. Selama 24 hari, RN menjalani masa karantina di Rumah Lawan Covid-19 dan diberikan pelayanan sangat baik oleh perawat maupun dokter yang tersedia. Disaat itu pula, RN merasakan jika Covid-19 tak seseram seperti yang dibayangkan.

“Karena yang saya rasakan gejala Covid itu enggak seseram yang saya bayangkan. Selama kita sehat,  taati hidup sehat dan hidup bersih Insya Allah bisa sembuh, terutama menjaga tidak menularkan ke orang lain, keluarga atau anak,” ujar RN.

RN pun berpesan kepada masyarakat untuk tidak takut memeriksakan diri melalui rapid test atau swab test. Jika hasilnya positif, RN mengimbau agar tidak panik dan tetap berpikir positif untuk sembuh.

“Saya memang awalnya merasa ada gejala batuk sama nyeri badan linu-linu gitu, saya ikut rapid positif di swab juga positif. Untuk masyarakat, jangan takut untuk periksakan diri, kalaupun nanti hasilnya positif harus positif thingking bisa sembuh. Alhamdulillah saya bisa sembuh,” tuturnya.

Sementara itu, Wakil Walikota Tangsel, Benyamin Davnie merasa terharu tim medis yang menjadi garda terdepan justru terkena Covid.

Namun, dengan semangat juangnya yang tinggi untuk sembuh, petugas medis atas nama RN bisa dinyatakan negatif dari Covid-19 setelah menjalani masa karantina di Rumah Lawan Covid-19.”Kita prihatin dengan tenaga medis yang terkena Covid-19 ini. Tapi Alhamdulillah sudah sehat,setelah di rawat di RLC ini” pukas Benyamin.

Adapun saat ini RLC Kota Tangsel telah mencatat 111 orang telah menjalani masa rawat inap ataupun isolasi sejak dioperasikannya pada 16 April 2020 lalu.Sementara, saat ini RLC Kota Tangsel masih merawat dan mengisolasi 26 orang. Sedangkan, 6 pasien lain harus terpaksa di rujuk ke rumah sakit rujukan usai kondisi kesehatan yang terus menurun. (Ccp)

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *