banner
lw 1

Selama Bulan Agustus, PONDOPO Hadirkan Kerajinan Papua dan NTB

Serpongupdate.com – Sepanjang Agustus, PENDOPO Living World Alam Sutera menampilkan kerajinan hasil karya tangan anak negeri, khususnya tenun dan ukiran khas Nusa Tenggara Timur dan Papua. Pelanggan bisa melihat langsung keunikan tenun Sumba yang terletak pada motif khasnya yaitu corak manusia, hewan, atau tumbuh-tumbuhan, juga tenun Flores yang memiliki ragam hias geometris dengan aneka warna yang cerah dan mencolok.

Kain tenun yang dihadirkan dibuat dengan teknik yang masih sangat tradisional melalui proses manual yang lama dan panjang. Untuk menghasilkan selembar kain tenun memerlukan waktu 3-6 bulan karena seluruh prosesnya dilakukan secara manual terutama pada saat pemberian warna yang menggunakan tumbuh-tumbuhan alami yang hanya tumbuh di musim tertentu.

lw

Selain beraneka tenun, beragam jenis hasil budaya lain juga dihadirkan, terutama dari suku Kamoro yang dalam kesehariannya membuat berbagai jenis ukiran dari berbagai materi mulai dari kayu, bambu, hingga tulang hewan untuk beragam keperluan. Misalnya Yamate yang awalnya berfungsi sebagai alat menari dan juga perisai namun kini berubah fungsi menjadi dekorasi penghias dinding, atau Eme yaitu alat musik tradisional yang terbuat dari batang pohon utuh. Hasil karya lainnya yang tak kalah menarik yaitu perahu dengan ornamen berbentuk kepala manusia.

Luluk Intarti, Pendiri Yayasan Maramowe mengatakan, kami sangat mengapresiasi dukungan Pendopo untuk terus melestarikan budaya, khususnya suku Kamoro yang sejalan dengan misi kami, agar masyarakat luas dapat mengenal lebih dekat seni dan budaya Indonesia Timur. Harapannya Pendopo dapat terus menjaga nilai-nilai kearifan lokal melalui beragam produk dan kegiatan yang berkualitas.

Selama periode pameran, berbagai aktivitas menarik digelar antara lain edukasi suku Kamoro untuk siswa, pertunjukan tari dan musik tradisional suku Kamoro, demo tenun, coffee tasting, hingga workshop mengukir kayu dan decoupage (kerajinan menempel kertas pada bahan tertentu yang kemudian dilapis pelitur).

“Menambah kemeriahan, pameran ini juga didukung dengan promo cashback hingga Rp. 700 ribu untuk ragam tenun Sumba, serta pengguna kartu kredit / debit BRI bisa belanja lebih hemat 10% dan berkesempatan mendapatkan hadiah menarik dengan transaksi nominal tertentu,”  ujar  Nana Puspa Dewi, Marketing Director Kawan Lama Group dalam keterangan pers beberapa waktu lalu. (sbr)

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *