banner
dudung

Tahun Buku 2019, Laba PT PITS Naik Hingga 300 Persen

Serpongupdate.com – PT Pembangunan Investasi Tangerang Selatan (PITS) pada tahun buku 2019 mampu mengumpulkan keuntungan dari usahanya sebesar Rp 10.032.686.012. Ini lebih besar dari target awal yang berada diangka Rp 2.441.012.871 dengan demikian mengalami kenaikan 300 persen.

Direktur Utama PT PITS, Dudung E Diredja menyampaikan pada tahun buku 2019 PT PITS telah mampu membukukan pendapatan sebesar Rp 10.032.686.012, naik 300 % dari realisasi pendapatan tahun sebelumnya dengan laba bersih dengan nilai Rp 2.441.012.871. Atau lebih besar 3% dari target RJPP yang telah ditetapkan yaitu sebesar Rp. 2.380.558.258. Dengan demikian PT PITS mulai “Take Off” dan siap memberikan kontribusi terhadap PAD Kota Tangerang Selatan.

“Untuk pembagian deviden sebesar 50 persen diserahkan kepada PAD Tangsel dan sudah masuk di PAD tahun 2020 saat ini. Aturan ini tertuang dalam Perda Pasal 21 Ayat 8 yang menjelaskan pembangian laba bersih sebagaimana dimaksud pada ayat tujuh ditetapkan oleh RUPS. Huruf a pendapatan asli daerah  atau pemegang saham sebesar 50 persen. Sisanya untuk memutar kembali operasioal perusahaan atau untuk modal usaha,” katanya.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa tahun 2020, PT PITS memasuki usia 6 tahun. Dalam dunia bisnis, 6 tahun menjadi masa emas yang sangat menentukan bagi masa depan usahanya. Usia yang masih relatif muda, tentu membutuhkan pengeloalan dengan sentuhan management yang profesional dan disertai penanaman nilai-nilai budaya perusahaan yang kuat sehingga memiliki fondasi yang kokoh dalam menghadapi dunia bisnis yang semakin dinamis.

Pada bulan Agustus tahun 2016, Direksi chapter 2 menerima estafet kepemimpinan dari Direksi periode pertama melalui RUPSLB  yaitu 10 Agustus 2016. Langkah awal yang dilakukan adalah menyusun, menelaah dan mengevaluasi atas rencana usaha dengan merumuskan rencana bisnis 5 tahun ke depan. Hal ini dituangkan pada dokumen  Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2016 – 2021 yang mendasarkan pada empat pilar.

“Yaitu penguatan kelembagaan dan budaya organisasi, membentuk divisi dan anak perusahaan sebagai ujung tombak bisnis. Serta menarik investor dari luar dan memperbaiki struktur keuangan menjadi lebih efisien dan profitable,” tambahnya.

Sementara itu pada periode Direksi Chapter2, PT PITS berorientasi kepada mengandalkan kekuatan kerjasama investasi (B to B) yaitu dalam mengembangkan strategi usaha. Proyek kerjasama yang telah dan sedang dimana dirintis pengelolaan air minum, BPRS Tangsel Mandiri, Divisi Pengelolaan Sampah dan Transportasi serta anak perusahaan bidang IT dan divisi Pengelolaan Pasar.

“Tentunya dengan strategi usaha tersebut diharapkan dapat menjamin kesinambungan usaha dan membangun kepercayaan dari para investor untuk berinvestasi di Kota Tangerang Selatan. Pada akhirnya dapat mewujudkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat Kota Tangerang Selatan tanpa harus membebani Anggaran Pemerintah Daerah,” tegasnya.

Ditegaskan laporan keuangan PT PITS untuk tahun buku 2019 telah dilakukan pemeriksaan oleh Kantor Akuntan Publik (KAP) Sukardi Hasan dan Rekan yang berkantor di Ruko Barcelona No.88 Jalan Palem Raja Palem Semi Karawaci 15110 Tangerang. KAP ini merupakan Kantor Akuntan Publik yang terdaftar di Badan Pemeriksa Keuangan.

“Hasil pemeriksaan audit eksternal atas laporan keuangan tahun buku 2019 tersebut mendapatkan Opini menyajikan secara Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dalam semua hal yang material, neraca PT. Pembangunan Investasi Tangerang Selatan tahun buku 2019 serta kinerja keuangan dan arus kas sesuai dengan Standar Akuntansi Keuangan Entitas Tanpa Akuntabilitas Publik,” tutupnya. (Ccp)

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *