banner
tele 3

Terhubung dengan Aplikasi Bidan Sehati, TeleCTG Bantu Bidan Deteksi Janin Dalam Kandungan

Serpongupdate.com – TeleCTG dikembangkan dari konsep Cardiotocography (CTG) yang telah ada dengan menggunakan sensor detak jantung dan kontraksi untuk melihat kondisi kesehatan dan kesejahteraan janin dalam kandungan Ibu Hamil. TeleCTG terhubung dengan aplikasi mobile Bidan Sehati yang dapat digunakan untuk memonitor kondisi kehamilan dan bayi melalui fitur Antenatal Care (ANC).

Anda Waluyo Sapardan, Co Founder dan Chief Operating Officer Sehati TeleCTG, menjelaskan,  bahwa TeleCTG diterapkan dalam ekosistem mandiri yang dilakukan secara simultan melalui aplikasi Bidan Sehati. Aplikasi yang diperuntukkan bagi bidan ini sekaligus dapat difungsikan sebagai pencatatan data ibu hamil secara digital, seperti halnya buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), yang membantu Bidan mendeteksi berbagai faktor risiko pada ibu hamil.

tele2

“Melalui aplikasi ini, kondisi ibu hamil akan terpantau dari waktu ke waktu. Dengan menggunakan aplikasi ini, Bidan juga dapat bertindak sebagai agen informasi dan edukasi bagi para ibu untuk membantu Ibu di Indonesia menjalani kehamilan yang menyenangkan dan menenangkan,” terangnya dalam acara Pameran Inovasi Alat Kesehatan yang diadakan Kementerian Kesehatan di ICE BSD City, pada Selasa (12/2).

Kedepannya, TeleCTG akan didistribusikan ke berbagai daerah di Pulau Jawa, serta diekspor ke negara-negara seperti Vietnam dan Filipina yang memiliki karakteristik dan isu yang sama dengan Indonesia.

tele4

Anda juga menambahkan bahwa Sehati TeleCTG peduli akan peningkatan kompetensi bidan dengan cara mengadakan kelas Online ber-SKP yaitu merupakan program Bidan Sehati dalam upaya meningkatkan kualifikasi bidan melalui kelas online khusus melalui grup Telegram dan akan mendapatkan sertifikasi bernilai 1 SKP IBI.

“SKP adalah Satuan Kredit Profesi yang dikeluarkan oleh Ikatan Bidan Indonesia (IBI). Manfaat mengikuti kelas online dari Bidan Sehati yaitu Bidan akan mendapatkan update ilmu dari narasumber yang ahli di bidangnya tanpa harus meninggalkan tempat bekerja, serta dapat berbagi pengalaman atau diskusi seputar pelayanan kebidanan dengan sesama bidan,” pungkasnya. (sbr)

 

Tags Related
You may also like
Comments

Your email address will not be published. Required fields are marked *