30 C
Tangerang Selatan
Kamis, 4 Maret 2021
Serpong Update
GADGET

Wajib Registrasi Kartu Prabayar, Penjual Kartu Perdana di Tangerang Terancam Merugi

Serpongupdate.com –  Pengusaha kartu perdana dan pulsa di Tangerang mengaku akan mengalami rugi besar dari kebijakan pemerintah yang menerapkan kewajiban meregisterasi kartu perdana.

Dimas Miftah pengusaha kartu perdana dan toko pulsa di wilayah Cipondoh Kota Tangerang mengaku, hingga saat ini masih menyimpan ribuan stok kartu perdana baru di tokonya. “Tentu sangat merugi, kalau pemberlakukan pembatasan maka kartu akan hangus,” terang dia, Selasa 3 April 2018 di 4G Celluar di jalan H Mansyur, Gondrong, Cipondoh.

Menurut dia, sudah dipastikan setiap toko penjual pulsa menyetok kartu perdana untuk kelengkapan kebutuhan pelangganya.

Karena lanjutnya, kebutuhan akan kartu perdana baru bagi masyarakat sangat tinggi. Utamanya untuk memenuhi kebutuhan penggunaan internet. “Kartu perdana ini paling laku, karena pengguna smartphone lebih senang beli perdana ketimbang membeli pulsa yang harganya jauh lebih mahal,” kata Dimas.

Dia bersama pengusaha kartu perdana dan pulsa lainya berharap, Menteri Komunikasi dan Informatika mengkaji ulang kewajiban registerasi kartu. “Kami minta Pak Menteri melihat kondisi ril  pedagang, harusnya kami-kami yang baru tumbuh ini juga dibela,” bilang dia.

Vriska, pemilik toko handphone dan kartu perdana di Kota Tangerang Selatan mengaku keberatan dengan kebijakan itu, pasalnya saat ini dia mampu menjual 250-300 kartu perdana perhari. “Jual perdana dengan jual pulsa itu beda, kami pedagang lebih senang jual perdana, karena marginnya lebih besar. Kalau pulsa paling seribu dua ribu kami ambil lebih,” terang dia. (han)

Berita Terkait

Leave a Comment