25.2 C
Tangerang Selatan
Jumat, 26 Februari 2021
Serpong Update
EDUCATION

WISUDA XI UMN : Inovasi Sebagai Daya Saing Bangsa

Langkah pemerintah Indonesia dalam meningkatkan roda perekonomian nasional saat ini perlu didukung oleh ketersediaan sumber daya manusia (SDM) yang cakap serta inovasi dalam berbagai bidang kehidupan.

Menurut data Pusat Penelitian Ekonomi LIPI, pembangunan SDM di Indonesia belumlah terlalu menggembirakan. Produktivitas tenaga kerja Indonesia hanya 18% dari produktivitas kerja di Singapura. Hal ini salah satunya disebabkan oleh kesenjangan kemampuan dalam SDM dalam melakukan inovasi dan pemanfaatan teknologi.

Senada dengan hal tersebut, Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Prof. Moh. Nasir mengungkapkan pengembangan riset dan inovasi merupakan kunci untuk membangun daya saing bangsa, khususnya di ranah perguruan tinggi. Selain itu, pendidikan juga diharapkan tidak melulu menekankan pada aspek teoretis namun juga memberikan sisi praktis.

Universitas Multimedia Nusantara sebagai perguruan tinggi yang memiliki visi menghasilkan lulusan berwawasan internasional dan berkompetensi di bidangnya kembali menyumbangkan bibit-bibit unggul SDM Indonesia yang siap bersaing di dunia profesional melalui Wisuda XI bertema “Inovasi Sebagai Daya Saing Bangsa” yang dilangsungkan di Indonesia Convention Hall (ICE), pada Sabtu (8/7). Pada wisuda kali ini, para wisudawan berhasil menghasilkan beragam prestasi dan inovasi mulai dari segi bisnis hingga teknologi berbasis informasi.

Salah satunya adalah Vincentius Kuriawan, wisudawan alumni Teknik informatika UMN. Dalam skripsinya, ia mampu menciptakan inovasi berupa absensi karyawan dengan menggunakan face recognition yang diintegrasi juga dengan teknologi GPS melalui mobile application. Selain itu, ada pula wisudawan terbaik dari program studi Manajemen UMN, Citra Giofany yang semasa kuliah sudah menerapkan berbagai inovasi kepemimpinan dan bisnis dalam kegiatan organisasi.

Atas prestasinya itu, Citra kini menjabat sebagai Product Manager PC Accessories Microsoft Indonesia.
Ninok Leksono, Rektor UMN mengaku bangga dengan prestasi yang telah diraih oleh mahasiswa UMN. “Sekarang ini banyak kalangan menyebut, yang terjadi adalah disrupsi atau kekacau-balauan. Universitas termasuk UMN harus jeli menyimak perkembangan. Satu hal yang diyakini adalah pada setiap tantangan juga ada peluang. Inovasi seperti e-learning termasuk yang akan dikembangkan di UMN.

Sementara untuk bidang peminatan baru seperti keamanan siber, realitas virtual atau kecerdasan buatan, juga akan mendapat perhatian lebih besar. Satu hal yang tidak kalah penting, bagi mahasiswa yang punya minat bisnis, adanya inkubator bisnis Skystar Ventures memberi nilai tambah pada UMN dalam memberikan bekal pelatihan bisnis yang kongkret, mendekati kondisi riil di dunia nyata,” tutur Ninok.

Dalam wisuda XI ini, Presiden Direktur termuda IBM Indonesia, Gunawan Susanto hadir untuk memberikan kuliah umum mengenai peran inovasi dan kreativitas dalam pengembangan bisnis di era globalisasi. Menurutnya, inovasi dan kemampuan dalam pengembangan teknologi harus dimulai dari kampus. “Sudah bukan zamannya lagi industri dan kampus berjalan sendiri-sendiri. Harus ada sinergi dari kedua belah pihak. Ke depannya, IBM pun membutuhkan kerja sama dengan perguruan tinggi-perguruan tinggi yang ada di Indonesia,” paparnya.

Gunawan Susanto menduduki jabatan prestisius di IBM saat menginjak usia yang ke-35 tahun. Dalam masa kepemimpinannya, IBM Indonesia menjalankan inovasi dan transformasi untuk tetap bisa berkembang di tengah persaingan yang kian ketat. Diharapkan melalui kuliah umum ini, para wisudawan dapat termotivasi untuk selalu berinovasi di dunia kerja nantinya

Berita Terkait

Leave a Comment