Serpongupdate.com – Captain Harvino, 41 tahun, Copilot Lion Air yang jatuh di Karawang dikenal sebagai sosok pribadi yang baik dan mudah bergaul. Informasi kecelakaan yang pria beranak tiga yang berprofesi sebagai co pilot itu membuat kaget warga sekitar klaster Serpong Green Park 2, Ciater, Kecamatan Serpong, Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
Disela waktu libur penerbangan, di lingkungannya Harvino aktif dalam kegiatan keagamaan. Musholla Bustanul Akhdor, yang terletak persis berhadapan dengan rumahnya di Blok F-19 menjadi tempatnya bersosialisasi.”(Harvino) bahkan sempat ikut bantuin renovasi musholla,” ungkap Wibowo Prawonto, warga yang bermukim di Blok H-20, Senin (29/10/2018).
Menurut pria yang sama-sama bertubuh subur itu, sebelumnya bangunan musholla masih berukuran kecil. Warga sekitar kemudian bergotong-royong merenovasi bangunan musholla menjadi lebih representatif.”Musholla ini ada barengan dengan perumahan. Tapi dulu masih kecil,” ujar Wibowo. Ia masih terkenang dengan pertemuan terakhirnya dengan Harvino pas Minggu petang kemarin.
Wibowo berharap ada mukzijat tetangganya itu dapat ditemukan dalam kondisi selamat. “Semalam ketemu masih bercanda. Abis shalat magrib,” tambahnya sambil menggelengkan kepala.
Kini tim Basarnas masih mencari Harvino bersama dengan 180 orang awak dan penumpang pesawat Lion Air JT-610 lainnya. Pesawat komersial rute Jakarta-Pangkalpinang itu yang terjatuh di Perairan Tanjung Karawang pagi tadi. (ccp)