24.3 C
Tangerang Selatan
Minggu, 6 April 2025
Serpong Update
EDUCATION

Buku Audio untuk Penyandang Difabel

Buku sering disebut sebagai jendela dunia, karena dapat memberikan berbagai informasi, ilmu pengetahuan serta hiburan bagi para pembacanya. Namun tidak semuanya dapat menikmati secara leluasa, terutama bagi kaum difabel, khususnya tunanetra. Hal ini dikarenakan tidak meratanya akses atau ketersedian buku braille di Indonesia.

Karena itulah, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) bekerjasama dengan penyedia aplikasi Ayobaca.in menyediakan buku-buku digital dengan spesifikasi khusus untuk kalangan difabel dan menjadikan nya aplikasi pertama di Indonesia yang mengonversi buku konvensional menjadi buku audio dengan melibatkan masyarakat sebagai pembaca sukarelawan.

Chief Corporate Affair Officer XL Axiata, Eka B. Danuwirana mengatakan, pendidikan merupakan hal yang utama bagi kemajuan sebuah bangsa, dan seluruh masyarakat berhak untuk memperolehnya, termasuk saudara-saudara kita peyandang difabilitas.

Kerjasama XL Axiata dengan Ayobaca.in ini menunjukkan keyakinan kami bahwa kehadiran teknologi digital di tengah masyarakat selayaknya bisa dimanfaatkan untuk melahirkan berbagai sarana yang bermanfaat bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat pula, termasuk meningkatkan kualitas pendidikan untuk penyandang difabel.

Kita pun bisa menciptakan berbagai sarana yang bisa membantu para penyandang difabilitas untuk mampu menjalani kehidupan sehari-harinya sebaik mungkin seperti warga masyarakat lainnya yang normal. Aplikasi Ayobaca.in tentunya akan sangat membantu rekan-rekan penyandang tuna netra untuk mendapatkan akses ke buku-buku sebagai sumber ilmu pengetahuan.

Aplikasi Ayobaca.in merupakan hasil karya sekelompok mahasiswa Indonesia yang diprakarsai oleh Deka Komanda Yogyantara, Razii Abraham, Claristy, Debora Valentini Br Ginting dan Ferry Fernando yang juga merupakan alumni Program XL Future Leaders (XLFL) angkatan ke-3, serta ada dua mahasiwa dari luar XLFL mereka adalah Velta Azizah Destiana, Risyad Ridho Hasbullah.

Aplikasi ini adalah yang pertama di Indonesia yang mengonversi buku konvensional menjadi format buku audio. Berbagai jenis bacaan dihadirkan dalam aplikasi ini, seperti buku pelajaran sekolah atau buku teks, buku ilmiah, modul, hingga komik dan novel. Berdasarkan data Persatuan Tunanetra Indonesia (PERTUNI) tahun 2016, terdapat 3,7 juta penyandang tunanetra di Indonesia. Bagi mereka, ketersediaan buku braille di Indonesia masih tergolong sedikit dan dengan harga yang tidak murah.

Berita Terkait

Leave a Comment