Serpongupdate.com – 7 orang warga Pakuhaji, Kabupaten Tangerang, harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Mitra Husada, setelah gagal mencoba ilmu kebal yang mereka pelajari.
Kasat Reskrim Polres Metro Tangerang, AKBP Deddy Supriyadi menerangkan, para korban yang merupakan murid dari Didi, guru spiritual mereka melakukan percobaan atas ilmu kebal yang mereka pelajari. “Mereka ini dites ilmu kebalnya,” kata Deddy, Minggu 26 November 2017.
Dijelaskan dia, pada kejadian itu terdapat 14 orang murid yang dilakukan pengetesan di kontrakan milik Mansur, di Kampung Rawa Kopi, Desa Gaga Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Akibatnya, para korban mengalami luka melepuh di area kedua telapak tangan dan pergelangan tangan.
“Mereka dites dengan cara mencuci tangan dengan air keras (H2O). Namun sejam kemudian tangan terasa panas dan melepuh dan baru keesokan harinya pada Jumat 24 November 2017 para korban berobat di RS Mitra Husada, Teluk Naga,” bilang dia.
Diterangkan Deddy, secara keseluruhan, jumlah korban mencapai 14 orang, 7 di rawat di Rumah sakit, 7 lainnya rawat jalan. Sampai saat ini Polisi juga masih memburu Didi, sang guru spiritual yang diketahui berasal dari Lampung. “Sang guru ini masih lakukan pencarian,” katanya. (han)