Serpongupdate.com – Tidak ada kemeriahan dan keramaian di ulang tahun yang ke-6 SMK Metland yang genap pada tanggal 31 Maret 2020. Suasana sekolah tampak sepi dan hanya terlihat beberapa orang guru yang bertugas melayani kegiatan on line home learning atau Belajar di rumah. Suasana sekolah seperti ini sudah berlangsung sejak Gubernur Jawa barat memberlakukan kegiatan Belajar di rumah sejak 16 Maret 2020.
Ketua Yayasan Pendidikan Metland Pandu Gunandito pada saat dihubungi melalui telepon genggamnya menjelaskan, SMK Metland yang adalah salah satu sekolah di bawah binaan Yayasan Pendidikan Metland, agar pada saat seperti ini sebaiknya pihak sekolah harus mengembangkan rasa solidaritas sosial kepada lingkungan sekitar sekolah, terutama mereka yang sehari-hari mencari nafkah dari adanya siswa yang bersekolah di SMK Metland seperti pedagang makanan sekitar sekolah, penarik ojek on line, dan lain-lain.
Tasyakuran ke-6 pada 31 Maret 2020, SMK Metland melakukan aksi peduli sosial dengan membagikan 60 box nasi kotak kepada pekerja harian, petugas parkir, penarik ojek on line, yang makanannya dipesan dari warung nasi sekitar sekolah. Hal ini bertujuan untuk bisa saling berbagi kepada sesama di situasi social distancing ini.
“Kegiatan seperti ini Insya Allah bukan hanya pada saat hari ulang tahun saja, semoga di waktu-waktu mendatang bila situasi dan kondisi masalah corona ini belum pulih, kami masih akan merancang program “PEDULI SAHABAT METLAND SCHOOL”,” tutur Darmawan Sunarja.
Kepala SMK Metland School mengatakan, tema pada ulang tahun SMK Metland yang ke-6 ini adalah Berkarya dan Melayani Pendidikan Vokasi Indonesia, maksud dari tema ini adalah sebagai wujud komitmen kami untuk tidak pernah lelah dan terus bersemangat bersama pemerintah dan stake holder lainnya membangun dan mengembangkan sekolah vokasi agar lulusannya memiliki kompetensi yang berkualitas dan memiliki karkakter yang baik. Kami sangat yakin bahwa sekolah vokasi akan sangat membantu terhadap peningkatan angka IPM Indonesia, khususnya Jawa barat. (rls)