Serpong Update
EDUCATION

Ini Kendala Saat Pendaftaran PPDB Online di Tangsel

Serpongupdate.com –  Sejumlah persoalan pada sistem dan jaringan selama penerimaan peserta didik baru (PPDB) melalui laman website ppdb.dindikbudtangsel.com mengalami sejumlah persoalan sejak hari pertama pelaksanaan, Rabu 4 Juli 2018.

Managing Director Hamura Digital selaku Developer website, Laksono Hadi Siswanto membeberkan permasalahan yang dia temui di lapangan.“Satu kalau saya bilang dari pemerintahnya sendiri tidak memberi edukasi lebih jauh kepada masyarakat, Misal kalau dari awal bikinkan video tutorial cara pengisian, jauh hari sebelumnya, tidak akan ada masalah, seperti ini,” kata dia ditemui di SMPN11 Kota Tangsel.

Menurut dia, masalah yang dirasakan sejumlah orang tua calon pendaftar, karena ketidak pahaman mengenai pengisian dan penginputan data calon peserta. Sehingga berkali-kali para pendaftar merasa gagal.

“Contoh saja pada pengisian nomor USBN, yang benar itu, 04-017, tapi oleh pendaftar ditulis 04017, sudah tidak akan muncul. Ini masalah karena ketidak mengertian pendaftar. Kami memahami ini, kalau tidak ada panduannya mesti akan kebingungan,” ucapnya.

Selain persoalan di sisi pendaftar, permasalahan lain sehingga mengalami kendala, karena persoalan infrastruktur server yang kurang memadai.

Menurutnya, server yang dihadirkan untuk PPDB online saat ini memiliki kapasitas memori ram yang rendah, sehingga kerap menimbulkan crash, saat banyak calon pendaftar mencoba login.“Server bukan di kami, kami hanya pengembang website. Memang benar kapasitas hardisk besar sampai 4 tera, tapi engga memerhatikan memori ramnya yang kecil. Jadinya eror seperti kemarin sebelum dilakukan maintenance,” bilang dia.

Pihaknya juga mengakui, ada kesalahan teknis sehingga membuat sistem yang dibuat tak bekerja optimal. Hal itu, lanjutnya, telah dilakukan perbaikan.

“Kami salah juga di crowling data siswa, harusnya satu nama calon pendaftar masuk di satu sekolah pilihan pertama, lalu kalau tereliminasi di pilihan pertama masuk di pilihan dua dan ketiga kalau juga terseleksi di pilihan dua. Nah kesalahan kami itu, nama calon peserta masuk di semua pilihan sekolah, tapi itu sudah diperbaiki dan berjalan normal. Kami meminta maaf,” kata dia. (han)

Berita Terkait

Leave a Comment