Serpongupdate.com – Kementerian Agama Kota Tangerang Selatan (Tangsel), menerima informasi adanya pelaksanaan salat Idul Adha yang dilakukan sebagian warga Tangsel pada Selasa (21/8/2018).
Kepala Kemenag Tangsel Abdul Rojak mempersilahkan, kepada kelompok masyarakat yang meyakini pelaksanaan itu, sesuai dengan yang terjadi di Arab Saudi.“Silahkan bagi masyarakat Tangsel yangg mau melaksanakan Idul Adha hari ini, silahkan. Cuma dia tidak mengikuti Pemerintah Indonesia, tapi dia mengikuti Pemerintah Arab Saudi,” terang Abdul, Senin (20/8/2018) malam.
Diungkapkan dirinya, berdasarkan hasil rapat dan keputusan bersama organisasi massa Islam, bahwa keputusan tersebut, mengikuti ketetapan yang ditentukan Pemerintah RI.
Adapun perbedaan waktu pelaksanaan salat Idul Adha tersebut, akibat adanya perbedaan pendapat soal maklab (tempat keluarnya bulan).“Sudah dijelaskan perbedaan ini terjadi karena perbedaan maklab (tempat keluarnya bulan) jadi sebetulnya dari sisi hukum sariat tidak ada masalah, cuma dari sisi astronomi memang jelas- jelas ada perbedaan antara Indonesia dan Arab Saudi dari sisi waktu, sisi demografi, geografi,” katanya.
Berdasarkan informasi yang diperoleh bersama Forkompimda (Forum Komunikasi Pimpinan Daerah ), ada sejumlah titik pelaksanaan salat Id pada hari ini.“Informasi yang didapat di Pamulang ada dua titik kalau engga salah, memang titiknya dimana ini saya belum dapat kepastian termasuk di BSD masih simpang siur. Biasanya diam diam tahu-tahu besok ada,” ucap.
Dia pun meminta warga kota Tangsel, tetap menghormati segala perbedaan yang terjadi di tengah masyarakat, untuk tetap menjaga kondusifitas wilayah. “Adanya perbedaan itu wajar. Ini perbedaan pendapat soal Maklab tadi, dan dua duanya benar, silahkan saja. Asal kita saling menghargai dan menghormati,” ucapnya. (han)