Sabtu, 14 Februari 2026
Serpong Update
RELEASE

Ketua Komisi B DPRD DKI Nova Paloh Dorong Transjakarta Lakukan 3 Hal Ini

Ketua Komisi B, DPRD DKI, Nova Paloh Dorong Transjakarta Lakukan 3 Hal Ini

Serpongupdate.com – Ketua Komisi B DPRD DKI Jakarta, Nova Harivan Paloh, mengapresiasi capaian Transjakarta dalam menarik minat pengguna kendaraan pribadi ke kendaraan umum. Namun begitu, ada beberapa ruang yang masih bisa ditingkatkan agar masyarakat semakin banyak yang memanfaatkan transportasi umum

“Belum lama ini ada rute (Transjakarta) dari Blok-M ke Bandara (Soekarno-Hatta). Kita meyakini pasti ada dampaknya (menarik minat pengguna kendaraan pribadi ke kendaraan umum). Tentunya ada rute-rute baru lagi yang nantinya lebih efektif lagi ke depannya, (termasuk) untuk diversifikasi rutenya,” jelasnya kepada media usai acara Diseminasi Kajian Dampak Ekonomi Transjakarta, di Universitas Indonesia (UI) Salemba, Rabu (11/02/2026).

Menurutnya, faktor lain yang mesti ditingkatkan oleh Transjakarta adalah kenyamanan dan keamanan. Terutama di jam sibuk. Sering kali, saat jam-jam sibuk, terjadi penumpukan penumpang yang pada akhirnya di beberapa kejadian menimbulkan ketidaknyamanan antar penumpang maupun dengan petugas.

Oleh sebab itu, Nova mengingatkan waktu tunggu (headway) antar armada Transjakarta harus menjadi perhatian bersama, untuk kenyamanan lebih bagi penumpang.

“Transjakarta kan tidak hanya BRT, tetapi ada juga yang non-BRT. Nah ini yang mesti kita antisipasi (keterlambatan dan penumpukan penumpang),” tambahnya.

Di masa reses DPRD DKI Jakarta, lanjut politis Partai NasDem tersebut, dirinya mendapati banyaknya warga yang mengeluhkan fasilitas transportasi publik gratis dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk 15 golongan. Ini terjadi lantaran warga kesulitan untuk melakukan re-aktivasi kartu ke kantor Bank Jakarta terdekat.

Karenanya, ke depan, Transjakarta diharapkan dapat menemui jawaban atas persoalan tersebut dengan berbagai inovasi.

“Ini harus dibuat lagi bagaimana inovasi dari Transjakarta khususnya tidak usah ke sana deh (re-aktivasi ke kantor Bank Jakarta terdekat), bisa dari rumah saja (via aplikasi atau solusi lainnya),” pungkasnya.

Sebelumnya, berdasarkan hasil kajian Lembaga Penyelidikan Ekonomi dan Masyarakat Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesai (LPEM FEB UI), dampak ekonomi sampai aktivitas penyediaan jasa angkutan umum yang disediakan oleh Transjakarta didapati angka sedikitnya setiap Rp1 triliun subsidi Transjakarta bisa menghasilkan output sebesar Rp2,7 triliun.

LPEM FEB UI juga mencatat penghematan waktu tempuh perjalanan komuter harian penduduk Jabodetabek yang berkegiatan di wilayah Jakarta adalah sebanyak 1,8 juta jam per tahun, dengan total nilai manfaat penghematan waktu tempuh perjalanan komuter harian sebesar Rp111,2 miliar per tahun. (Rls)

Berita Terkait

Leave a Comment