Serpongupdate.com – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pandeglang Hamdi Ma’ani mengatakan, dengan maraknya Gerakan “2019 Ganti Presiden”, pihak selaku Ketua MUI Pandeglang merasa prihatin, karena gerakan tersebut tidak layak terjadi di Indonesia, mengingat pemilihan Presiden masih jauh dan ini masih dalam tahun 2018.
“Sebagai warga negara yang baik harus mengerti dan menaati aturan-aturan hukum, karena sejatinya gerakan tersebut adalah semacam makar yang terselubung,” terangnya, (31/07/2018).
Ia menghimbau, diharapkan masyarakat Pandeglang untuk tidak mudah terpancing dan terprovokasi karena kegiatan deklarasi ganti presiden akan membuat kondisi gaduh dan memecah belah persatuan.
“Kepada Pemerintah Daerah dan Polres Pandeglang, saya meminta dengan hormat untuk bertindak tegas, karena kegiatan semacam itu tidak boleh terjadi di wilayah Banten khususnya Kab. Pandeglang, demi menjaga kedamaian dan kondusifitas,” tegasnya. (Nto)