Serpongupdate.com – Dadi (42), penjual koran di kawasan Tangerang masih belum terima, atas hilangnya duit tabungan yang dia simpan di rekening miliknya. Dia mengaku secara spontan menaati permintaan pelaku untuk mentransfer uang kepada pelaku lantaran panik.
Kepanikan Dadi akhirnya berbuah manis bagi pelaku, yang telah berhasil menguras Rp 10 juta dari saldo rekening Dadi.“Ya saya panik, saya dihubungi berkali-kali, penelpon bilang kalau dia diamankan, karena mencuri tas orang lain,” cetusnya, Rabu (16/5) di Kantor Pusat Pemerintah Kota Tangerang.
Dia mengira, teman yang dimaksud pelaku penipuan adalah kerabatnya yang saat ini bekerja di lingkup Pemkot Tangerang. “Pelaku telpon saya malam-malam, dia katakan tolong bantu saya, saya sekarang sama polisi, lalu saya diminta transfer uang, biar teman saya itu dilepaskan,” ucapnya.
Karena itu, kemudian Dadi berusaha mencari keberadaan temanya di Pusat Pemerintah Kota Tangerang. Dipastikan dia benar-benar menjadi korban penipuan. “Uang tabungan saya habis, jumlahnya Rp 10 juta lebih dan transfer pulsa ke orang yang terus – terusan telepon saya,” terang dia.
Dia menceritakan, pertama kali dia, ditelpon orang tak dikenal pada malam kemarin. Karena berkali-kali dihubungi oleh pihak yang mengaku temannya, kemudian dirinya dibuat panik, Dadi pun akhirnya menuruti saja permintaan pelaku.”Selain transfer pulsa, orang yang mengaku teman saya ini juga minta dikirim pulsa, dan berkali-kali juga saya ngisi pulsa di konter,” kata Dadi, kesal.
Dadi kemudian sadar jika dirinya menjadi korban penipuan. Hal itu baru diketahui setelah pedagang pulsa memberitahu dirinya. “Kalau kata penjaganya saya dihipnonis. Dan akhirnya sadar kalau ditipu,” ungkap Dadi.
Pria yang keseharian berdagang koran ini berencana akan melaporkan kejadian naas yang dialaminya itu ke kantor polisi. Sebab untuk mengirim pulsa ke pelaku adalah tabungannya untuk berlebaran.”Saya berharap polisi mau membantu dan menangkap pelakunya. Karena saya bingung uang itu tabungan lebaran,” pungkas Dadi penuh harap.(han)