28.9 C
Tangerang Selatan
Minggu, 6 April 2025
Serpong Update
Gallery

Permudah Jemaah Haji, Bandara Soetta Buka Layanan Imigrasi

Serpongupdate.com – Pemerintah Arab Saudi dan PT Angkasa Persero II buka layanan baru keimigrasian bagi jemaah calon haji di Bandara Soekarno-Hatta. Sistem ini memudahkan jemaah yang beribadah ke tanah suci dalam pemberkasan dokumen keimigrasian.

Dini hari tadi,18 Juli 2018 sebanyak 4 kloter jamaah calon haji kelompok terbang pertama embarkasi Jawa Barat, telah menikmati layanan baru tersebut. 4 kloter embarkasi Jawa Barat ini terbang ke Madinah menggunakan maskapai Saudia Airlines.

Saudia Airlines sebagai salah satu maskapai dengan rute penerbangan umroh landing Madinah turut bangga dapat memberikan kemudahan bagi penumpangnya.

Hal ini diungkapkan oleh Ala Omar Jefri, Saudia Manager untuk Indonesia, Australia, New Zealand dalam acara pelepasan jamaah calon haji yang diadakan di Terminal 2 keberangkatan Bandara Soetta.

Acara pelepasan jamaah dihadiri oleh Duta Besar (Dubes) Kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia, HE Usamah Mohammed Abdullah Shuibi bersama Dirjen Perhubungan Udara Agus Santoso, Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh Kemenag Nizar Ali, dan Airport & Services Senior Manager Bandara Soekarno-Hatta, PT Angkasa Pura II, Sugeng Hariyadi, menyaksikan penyederhanaan proses keimigrasian bagi jamaah haji.

Pelaksanaan keberangkatan haji ini dapat berjalan lancar dengan dipersiapkannya 20 loket imigrasi khusus oleh PT Angkasa Pura II (Persero) selaku operator Bandara Soetta.Selain itu juga ada bantuan dari sejumlah petugas keimigrasian yang dikerahkan langsung oleh pihak Kerajaan Arab Saudi.

Seperti diketahui, menurut informasi dari Menteri Agama, kuota haji Indonesia yang diberikan oleh pemerintah Kerajaan Arab Saudi untuk tahun 2018 yakni mencapai 221.000 jamaah. Jumlah ini mengalami penambahan 10.000 orang dari kuota haji pada tahun sebelumnya sebesar 211.000 jamaah.

Sistem baru yang diterapkan ini akan mempercepat proses pengurusan keimigrasian sehingga 221.000 jamaah calon haji tersebut tidak lagi harus melalui proses yang memakan waktu lama untuk mengantre panjang di negara tujuan.

Pasalnya, proses seperti pengambilan data sidik jari, geometrik, dan sejumlah hal yang berkaitan dengan dokumen perjalanan sudah dapat dilakukan di Indonesia.Bahkan menurut Duta Besar Kerajaan Arab Saudi, Indonesia adalah negara kedua dengan percepatan layanan imigrasi haji, setelah Malaysia.

Saat nanti tiba di Madinah, jamaah cukup mendapatkan stempel petugas imigrasi setempat dan pemeriksaan sidik jari.“Kami berharap dengan kemudahan kepengurusan imigrasi ini, para penumpang kami dapat menjalankan ibadah dengan rasa aman dan nyaman. Pelayanan terbaik dan inovasi yang terus menerus yang menjadi prioritas kami dalam 40 tahun melayani masyarakat Indonesia,” tutup Ala Oma Jefri. (han)

Berita Terkait

Leave a Comment