Serpongupdate.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membantah seruan tagar 2019 Ganti Presiden yang akan di laksanakan di Tangerang Selatan pada Mingggu (9/9/2018) besok.
Ketua DPD PKS Kota Tangsel, Agus Winarjo mengaku malah baru mengetahui adanya kabar tersebut setelah membaca pemberitaan di media online. “Saya baru tahu malah dari media,” katanya, Rabu (5/9/2018) di konfirmasi.
Sebelumnya, puluhan mahasiswa yang mengatasnamakan Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Bersatu menyampaikan penolakan atas rencana aksi tersebut, pada Selasa (4/9/2018) di bundaran Alam Sutera, Serpong Utara, Tangerang Selatan. “Itu tidak benar, kami tidak ada seruan tentang itu,” tegas Agus.
Namun begitu, Agus mengakui bahwa gerakan #2019GantiPresiden adalah hal wajar yang dilindungi konstitusi negara kesatuan Republik Indonesia. “Masyarakat bebas mengeluarkan pendapat di muka umum asal bertanggungjawab dan memenuhi aturan dan ini dilindungi undang – undang,” kata dia.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Fraksi PKS DPRD Tangsel, Siti Chodijah, menerangkan, bahwa #2019 GP sudah menjadi social movement dan bisa dilakukan oleh siapa saja yang ingin menyelenggarakan. “Jadi saya tidak tahu yang deklarasi itu benar apa tidak, tapi kalo lihat sebaran gambar yang di share itu tidak mencantumkan panitia dan juga tidak mencantumkan tempat, harusnya ada yang menyelediki siapa yang berbuat,” ucapnya.
Pihaknya lanjut dia, hanya ingin fokus untuk meraih simpati publik, apalagi masa pemilihan legislatif dan Presiden sudah semakin dekat. “Sudah banyak petinggi partai atau tokoh-tokoh yang bicara terkait hal diatas. Silahkan diambil pendapat mereka, kalau saya dan teman-teman DPD fokus berkhidmat untuk masyarakat yang menjadi visi PKS apalagi menjelang Pileg.
Semoga masyarakat bisa memberi amanah kepada kami untuk tetap bisa mewakili mereka di lembaga perwakilan rakyat,” tandasnya. Sebelumnya beredar gambar dan poster mengenai rencana aksi #2019GantiPresiden di social media. Gambar tersebut, menginformasikan akan ada deklarasi akbar pada Minggu (9/9/2018) mendatang. Di lokasi dan waktu yang tidak dicantumkan. (han)