Melalui Tol MKT, jarak Medan – Tebing Tinggi – Parapat (Danau Toba) yang saat ini perlu ditempuh 6 – 7 jam, akan bisa dipersingkat lagi. Kelak Tol MKT akan disambung dengan Tol Tebing Tinggi – Parapat – Kuala Tanjung. Yang akan menambah sarana transportasi cepat ke Danau Toba yang saat ini dilayani melalui Bandara Silangit.
“APL meyakini kehadiran Tol MKT akan menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi dan industri kota Medan, yang selama ini rata-rata tumbuh lebih 7 persen per tahun. Karena tol ini akan menghubungkan pusat kota Medan dengan Bandara Internasional Kuala Namu,” ujar Agung Wirajaya, AVP Strategic Marketing Residential APLN.
Selesainya Tol MKT akan membuat Medan semakin layak sebagai kota bisnis internasional dan pusat pertumbuhan ekonomi Sumatera.
“Selama ini, pembeli unit apartemen di PCDM kebanyakan dari Sumatera Utara sendiri, kemudian warga dari kota-kota lain di Pulau Sumatera, dan pengusaha dari Jakarta. Dengan membangun PCDM kami ikut mendorong transformasi Kota Medan sebagai kota bisnis dengan fasilitas infrastuktur kelas internasional,” tambah Agung Wirajaya.
Seiring dengan percepatan akselerasi kebutuhan properti di Medan dengan percepatan penyelesaian infrastruktur Trans-Sumatera, APL kini sedang menggenjot proses pembangunan superblok PCDM.
“Saat ini ada tujuh tower hunian terdiri dari 2 tower kondominium dan 5 tower apartemen termasuk 2 tower apartemen dihadirkan lebih premium. Apartemen yang direncanakan, sedang dikebut pengerjaanya. Selain kondominium dan apatemen, di dalam PCDM juga akan dilengkapi shopping mall, office tower, dan hotel. Ini akan menjadi superblok pertama di Medan yang menyediakan sarana hunian dan bisnis dalam satu kawasan,” ujar Yenti Lokat, AVP Marketing Podomoro City Deli Medan.
Pembangunan infrastruktur Trans-Sumatera diperkirakan akan jauh meningkatkan kebutuhan properti di Medan. Baik itu properti untuk hunian, perkantoran, maupun properti komersial. Lima tower apartemen PCDM yang kini sedang dibangun, akan menyediakan sekitar 2.700 unit apartemen berbagai ukuran, yang dijual mulai dari harga Rp 600 juta per unit.
Superblok ini terletak sangat strategis, berada di jantung pusat bisnis kota Medan di Jalan Puteri Hijau, yang dikelilingi gedung-gedung pemerintahan, perkantoran, mall, dan pusat perdagangan Medan. Hanya berjarak sekitar 800 meter ke Stasiun Kota Medan yang melayani kereta api bandara dan 15 menit ke pintu Tanjung Morawa. Properti yang strategis untuk berbisnis maupun bertempat tinggal.