Serpongupdate.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Tangerang Selatan, mencatat 19 jenis barang inventaris negara yang rusak akibat robohnya bangunan kelas pasca dihantam truk tanah proyek Tol Serpong-Cinere, Minggu 13 Januari 2019 malam kemarin.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Taryono mengatakan, pihaknya berdasarkan laporan dari pihak Sekolah Dasar Negeri 1 Bambu Apus, Pamulang, menerima 19 jenis barang negara yang rusak akibat robohnya bangunan kelas.“Ada 19 jenis barang, setiap jenis itu jumlahnya bervariasi, seperti meja kursi belajar itu 40 set, kursi lab perpustakaan 20 set, ada folding gate, meja dan lain-lain total itu 19 item,” ucap dia.
Diungkapkan Taryono, dengan inventarisasi barang negara yang rusak akibat kecelakaan kerja yang ditimbulkan dari kontraktor pekerjaan proyek tol tersebut, pihaknya akan menuntut penggantian rugi. “Ya kita minta penggantian, seperti bangunan yang rusak kami minta di bangun dan diperbaiki kerusakannya,” kata dia.
Dari 19 jenis barang yang rusak itu, lanjut Taryono, pihaknya memperhitungkan besaran kerugian yang ditaksi sekitar Rp138.500.000,“Kalau dikalkulasikan seluruhnya dihitung harga persatuan barang itu, Rp138,5 juta. Ini diluar bangunan, karena bangunan diperkirakan oleh Dinas bangunan dan Penataan Ruang itu, sekitar Rp100 juta, ucap dia.
Pihaknya dengan kejadian itu, berharap kontraktor dan pekerja proyek lebih berhati-hati dalam menyelesaikan pekerjaannya. “Ya hati-hati lagi, jangan sampai hal ini terulang,” ucap Taryono.
Sebelumnya diberitakan, truk tanah proyek tol serpong-cinere tergelincir dan mengenai dua bangunan sekolah SDN 1 Bambu Apus, Pamulang. (han)