Serpong Update
Gallery

Sebanyak 30 Perusahaan Raih Penghargaan K3 oleh Disnakertrans

Serpongupdate.com – Sebanyak 30 perusahaan di Kota Tangsel memperoleh penghargaan atas komitmennya terhadap pelaksanaan keselamatan dan kesehatan kerja (K3), nihil kecelakaan kerja (zero accident) oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kota Tangsel, Serpong, Kemarin.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Walikota Tangsel Benyamin Davnie di salah satu rumah makan di Serpong Utara yang dihadiri Kepala Disnakertrans Purnama Wijaya, Sekdisnakertrans Yanti Sari, Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Tangsel.

Benyamin menyampaikan apresiasinya terhadap seluruh pengusaha, pekerja dan masyarakat yang telah mendukung pelaksanaan K3 dalam setiap aspek kegiatan sehari-hari.

Namun Benyamin menyakangkan masih rendahnya pelaksanaan UU no 1 tgahun 1970 tentang keselamatan kerja di Tangsel, karena masih ada beberapa kejadian kecelakaan kerja di beberapa sektor usaha di Tangsel.

Berdasarkan data BPJS Ketenagakerjaan Tangsel, jumlah kecelakaan kerja selama 2016 kemarin sebanyak 345 kasus dan 13 orang meninggal dunia. Salah satu penyebabnya kejadian ini adalah pelaksanaan dan pengawasan K3 dimasyarakat belum optimal. Untuk itu peningkatan upaya-upaya K3 masih terus dibutuhkan dalam mencegah kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

Dalam rangka mendorong terlaksananya perlindungan K3 yang efektif dan efisien, meningkatkan pencegahan kecelakaan dan penyakit akibat kerja dan dalam menciptakan tempat kerja yang aman, nyaman, dan mendorong produktivitas, maka upaya yang paling tepat dalam menerapkan K3 adalah salah satunya dengan memberikan penghargaan Kecelakaan nihil (zero accident award), yang pada 2017 ini berjumlah 30 perusahaan.

“Tujuan pemberian penghargaan kecelakaan nihil zero accident untuk memberikan apresiasi bagi perusahaan dan tenaga kerja yang telah berhasil menerapkan program keselamatan dan kesehatan kerja (K3) dan memberikan motivasi kepada yang lainnya,”ungkapnya.

Benyamin pun mengajak dan menghimbau agar semuanya baik cendikiawan, perguruan tinggi, organisasi profesi, asosiasi, pekerja untuk melakukan upaya-upaya konkrit terhadap pelaksanaan K3 dilingkungan masing-masing. “Sehingga budaya K3 benar-benar terwujud disetiap tempat kerja dan masyarakat umum yang ada di Tangsel,”jelasnya.

Sementara itu Kepala Disnakertrans Kota Tangsel Purnama Wijaya, mengungkapkan, dari 2700 perusahaan yang ada di Tangsel baik skala besar maupun kecil, terus dilakukan pengawasan terkait K3 ini, tahun ini sebanyak 30 perusahaan yang diberikan pengharagaan karena telah menjalankan K3 dengan baik tanpa adanya kecelakaan kerja sepanjang tahun ini.

“Mudah-mudahan data ini tidak ada yang fiktif, misalnya ada kecelakaan kerja namun tidak dilaporkan ke dinas secara resmi melainkan ditutup-tutupi. Kami berharap data yang kami terima dari tim pengawasan ini benar dan semua perusahaan yang komitmen akan K3 di Tangsel semakin banyak dan banyak pula perusahaan yang mendapatkan penghargaan,”singkatnya.(udh)

Berita Terkait

Leave a Comment