Serpongupdate.com – Menyikapi adanya ulama atau tokoh agama yang dalam ceramahnya terkesan memprovokasi Umat, Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) mengajak kepada tokoh agama untuk mewujudkan kesejukan dalam berbangsa dan bernegara bukan yang memprovokasi umat.
“Tokoh agama seharusnya mengajak umat Islam untuk bersatu dan jika ada tokoh agama atau ulama yang mengajak kekerasan dan menjelek-jelekan serta mendeskriditkan pemerintah maupun mengajak pembangkangan terhadap pemerintah maka masyarakat jangan sampai terporvokasi dan tidak perlu didengar ceramah seperti itu,” ucap Sekretaris MUI Kota Tangsel, H Abdul Rojak, Minggu (15/11).
Menurutnya dalam situasi pandemi covid-19 ini ulama serta tokoh agama hendaknya memberikan ketenangan dan kedamaian bukan sebaliknya.
H Abdul Rojak yang juga Kepala Kantor Kementrian Agama Tangsel ini juga menghimbau kepada masyarakat untuk dapat memilih dan memilah mana ulama yang memberikan kesejukan dan mana ulama yang kerjanya hanya mencari popularitas saja.
“Agar masyarakat betul-betul bisa membedakan mana penceramah yang mengajarkan petuah agama atau penceramah yang berdakwah hanya mencari popularitas dan mencari dukungan massa yang hal tersebut bertentangan dengan agama,” ujarnya (Nto)