Serpongupdate.com – Wali Kota Tangerang Arief R. Wisansyah klaim telah meningkatkan kapasitas tempat tidur rumah sakit (RS) di Kota Tangerang hingga 70 persen. Hal itu dilakukan sesuai instruksi Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin yang meminta kapasitas tempat tidur ditingkatkan 30-40 persen.
“Di Tangerang ada yang 70 persen 60 persen semua rumah sakit sudah nambah maksimal. Makanya arahan Pak Menteri sudah kita tindak lanjuti dari sebulan yang lalu. Makanya kita upayakan dengan segala keterbartasan,” ungkap Wali Kota, Selasa (12/10).
Ia mengakui bahwa saat ini fasilitas kesehatan di rumah sakit Kota Tangerang sudah banyak yang penuh. Oleh karena itu, jajaran RSUD Kota Tangerang akan menambah kapasitas tempat tidur hingga 52 di lantai tujuh.“Mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa beroperasi,” katanya kepada wartawan.
Masih kata Wali Kota, untuk ICU direncanakan akan ditambah menjadi sepuluh dari lima yang ada bahkan terus ditingkatkan hingga 14.
“Makanya kita sekarang ini berupaya menambah kapasitas semaksimal mungkin. Kemarin kita lihat data di Kota Tangerang tempat tidur isolasi ada 1.222. Kabupaten Tangerang punya cuma 700, dan Tangsel 479. ICU itu 58, Tangsel 25 dan kabupaten 41. Jadi kapasitas kita sudah tiga kali Tangsel dua kalinya Kabupaten Tangerang,” imbuhnya.
Sementara itu Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Liza Puspadewi menuturkan kesiapan penambahan kapasitas saat ini terus dioptimalkan. “Tempat tidur di kota Tangerang itu paling tinggi 1.222, masih tambah lagi Sitanala mau peningkatan dari 30 bed jadi 100 bed, ini (RSUD red) juga mau kita tingkatkan mungkin jadi 200 bed,” ujar Liza.
Menurut Liza pihaknya hingga saat ini terus berupaya semaksimal mungkin dalam memberikan pelayanan ditengah dalam memutus mata rantai pandemi Covid-19.
“RSUD selalu kita tambah kapaistasnya, kalau ditanya optimal rasanya bisa lihat RSUD di tempat lain, apakah RSUD lain didedikasikan untuk Covid-19, kami di sini didedikasikan 90 persen untuk Covid-19,” tandasnya. (Fjn)