Serpongupdate.com – Duka mendalam atas musibah Gempa dan Tsunami di Palu, Sulawesi Tengah, membuat ratusan warga binaan pemasyarakatan (WBP) Rutan klas I Tangerang bersedih.Mereka mendoakan supaya musibah yang kerap terjadi di Indonesia belakangan ini, tak akan terjadi lagi dan menimbulkan banyak korban serius.
Rahmat terpidana kasus narkotika di rutan Klas I Tangerang merasa sangat prihatin, ketika mengetahui adanya musibah yang kembali menerjang wilayah Indonesia.
Dia mengaku tak kuasa menahan kepedihan dan air mata, saat menyaksikan tayangan berita di televisi yang ada di lapas saat menyiarkan berita duka tersebut.“Saya benar-benar mendoakan supaya negara kita, bangsa kita semua rakyat aman, damai, engga ada lagi musibah yang seperti ini. Menakutkan banget. Semoga kita semua dijaga Allah SWT,” ucap dia sambil menitikkan air matanya, Minggu (30/9/2018).
Ahmad WBP lainya berharap, keluarga dan korban selamat atas musibah gempa di Palu diberikan kesabaran dan keikhlasan untuk menerima takdir tuhan.“Semoga saudara-saudara yang selamat di sana tetap ikhlas dan tabah, tetap semangat meniti kehidupan yang lebih baik kedepannya. Pesan saya jangan patah semangat, ini takdir Allah, pasti ada hikmahnya,” kata dia.
Terpantau, ratusan WBP ikut menggelar salat ghaib dan doa bersama usai melaksanakan salat zuhur bersama. Meski jauh dari Sulawesi, rasa haru dan prihatin juga dirasakan ratusan WBP yang ikut berdoa untuk yang terkena musibah dan diri mereka dan keluarganya juga.
Kepala Rutan Klas I Tangerang Dedi Cahyadi menerangkan, salat gaib dan doa bersama ini digelar ratusan WBP dan petugas Rutan Klas I Tangerang, sebagai wujud kepedulian dan permohonan kepada Tuhan yang maha esa, atas segala hal baik yang terjadi di negeri Indonesia ini.
“Kami dari kejauhan di dalam Rutan mungkin hanya bisa membantu doa, mudah-mudahan doanya orang bertaubat diijabah Allah SWT. Semampunya, kami juga melakukan penggalangan dana bantuan bagi korban musinah di Palu dan Donggala,” kata Kepala Rutan I Tangerang, Dedi Cahyadi, Minggu, (30/9/2018).
Ia pun berharap agar para keluarga yang ditinggalkan dan mendapat musibah mampu diberi ketabahan serta, terkait dengan penggalangan bantuan yang berasal dari jajaran Rutan Klas I Tangerang nantinya, akan disalurkan melalui dompet peduli.”Nantinya akan disalurkan melalui badan amal untuk dapat membantu langsung para korban di Sulawesi,” kata dia. (han)