28.2 C
Tangerang Selatan
Sabtu, 13 Juli 2024
Serpong Update
RELEASE

Aktivis Lingkungan Hidup Ganespa Tolak Tol Sercin Di Sepadan Situ Pamulang

Serpongupdate.com – Puluhan aktivis lingkungan hidup yang tergabung dalam OKP Ganespa (Gugusan Alam Nalar Ekosistem Pemuda Pemudi) datangi Kantor Pemkot Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (08/02/2018). menggeruduk. Aksi penyampaian aspirasi itu sempat ricuh akibat diwarnai saling dorong dengan personel Satpol PP Kota Tangsel

Unjuk rasa ini merupakan lanjutan dari aksi sebelumnya di lokasi proyek pembangunan trase JORR Serpong-Cinere atau Sercin di Jalan Raya Padjajaran, Pamulang. Para aktivis protes proyek Tol Sercin telah menyaplok lahan garis sepadan Situ Sasak.

“Ini aksi kedua, tapi terlihat tidak ada niat baik dari Pemerintah Kota Tangerang Selatan tidak punya itikad baik untuk melestarikan lingkungan,” kata Nurcholis Hafiz, koordinator aksi di Jalan Raya Maruga Nomor 1, Maruga, Kecamatan Ciputat, Kamis,

Pria yang akrab disapa Pidon itu bilang, proyek ini belum mengantongi izin dan rekomendasi analisa mengenai dampak lingkungan (Amdal). Kepastian itu diketahui setelah Ganespa berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) yang berada dibawah naungan Kementerian Pekerjaan dan Perumahan Rakyat.

Para Aktivis Ganespa ini juga menggotong keranda mayat ke gedung Balaikota Tangsel, lanjutnya, sebagai wujud matinya kewibawaan dan kepedulian Pemkot Tangsel atas lingkungan hidup. Pemerintah Kota Tangsel yang punya mandat melakukan pengawasan dianggap abai terhadap rusaknya ekosistem lahan konservasi dan daerah resapan air di Situ Sasak.

“Go green itu bohongan, cuma omong kosong,” teriak Pidon dalam orasinya.

Aksi unjuk rasa sempat memanas dengan saling dorong setelah personel Satpol PP Kota Tangsel merebut keranda mayat yang dibopong. Para aktivis melakukan perlawanan dengan merebut kembali keranda sambil mengeluarkan umpatan.

Selanjutnya perwakilan para aktivis diterima oleh Suharno, Staff Ahli Pemkot Tangsel. Pejabat bekas Kepala Dinas Kesehatan itu mengaku bersedia menampung aspirasi Ganespa untuk selanjutnya disampaikan ke kepala daerah.

“Harus kami catat dulu apa-apa saja point yang disampaikan,” terang bekas Kepala Dinas Kesehatan setempat itu. (Nto)

Berita Terkait

Leave a Comment