28.9 C
Tangerang Selatan
Minggu, 6 April 2025
Serpong Update
HEALTH

Gelar Aksi Damai, IDI Tangsel ‘Tetap Lakukan Pelayanan’

Dalam memperingati Hari Dokter Nasional. Senin, 24 Oktober 2016, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) menggelar aksi damai secara serentak di Jabodetabek dan kota-kota lainnya.

Aksi damai serupa juga digelar oleh IDI Kota Tangerang Selatan (Tangsel) yang difokuskan pada beberapa rumah sakit swasta dan pemerintah, serta Puskesmas. Antara lain, Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangsel, Puskesmas Serpong 1, Puskesmas Ciputat Baru, RS Bhineka Bakti Husada Pamulang, IMC Bintaro, RS Bunda Dalima BSD, RS Asshobirin Serpong Utara, dan rumah sakit lainnya.

Dengan mengenakan PIN dengan kalimat ‘Katakan Tidak Prodi DLP dan Kawal Hasil Muktamar IDI’ para dokter anggota IDI Tangsel, melakukan aksi damai dengan tetap melakukan pelayanan kepada pasien.

Ketua IDI Tangsel, dr. Imbar MH.,M.Kes., mengatakan, melalui aksi damai ini kami berharap pemerintah segera melakukan reformasi sistem kesehatan terutama untuk Jaminan Kesehatan Nasional. Kami ingin pemerintah merevisi Undang Undang Nomor 20 tahun 2013 terkait sistem pendidikan kedokteran. Undang- undang tersebut membuat pendidikan kedokteran menjadi semakin lama, karena adanya program Dokter Layanan Primer (DLP), padahal DLP setara dengan eksistensi dokter umum.

rs-bbh-2Terkait dengan DLP, dr. Pramesti Perwira Kemilau, dari Puskesmas Serpong 1 menuturkan, program DPL akan semakin mempersulit seorang calon dokter meraih gelar kedokterannya. Dalam pendidikan kedokteran luar negeri pun, DLP setara dengan dokter umum. Kalaupun memang dokter tersebut ingin melanjutkan pendidikannya, mereka bisa mengambil program pendidikan dokter spesialis.

Sementara itu, Dokter Suhara Manullang M.Kes, selaku Sekretaris IDI Tangsel menyatakan keprihatinannya dengan sistem Jaminan Kesehatan Nasional belum berjalan maksimal, akibatnya para dokter dan rumah sakit sering disalahkan apabila muncul permasalahan. Sebaiknya pemerintah mengatur peningkatan sarana dan prasarana kesehatan serta kualitas obat-obatan, agar pengobatan masyarakat menjadi lebih maksimal

Masih  dengan aksi damai para dokter di Tangsel, dr. Riswahyuni Widhawati ,M,Si., mengatakan, IDI menghimbau kepada para dokter agar tidak melakukan gerakan anarkis dalam tuntutannya. Untuk itu para dokter tetap melakukan pelayanan meski sedang melakukan aksinya.

Masih dalam aksi damai. Pelayanan di RS Bhineka Bakti Husada yang berlokasi di Pondok Cabe, Pamulang tetap berjalan normal.Dengan mengenakan PIN tolak Prodi DLP, serta mengenakan ikat kepala bertuliskan Ikatan Dokter Indonesia, para dokter tetap fokus memberikan pelayanan kesehatan terhadap pasein.

Di sela-sela praktik, dr. Fajar Siddiq, MARS., dari RS Bhineka Bakti Husada mengungkapkan, sebaiknya dibatalkan saja program Prodi DLP. Lebih baik anggarannya digunakan untuk peningkatan sarana dan prasarana kesehatan, serta untuk peningkatan kualitas obat-obatan.

Demo Aksi Damai Hari Dokter Nasional ke-66, dipusatkan di tiga titik di Jakarta. “Kami IDI Tangsel juga mengirimkan dokter mendukung aksi damai bersama dokter seluruh Indonesia dengan komando utama dari Pengurus Besar (PB) IDI Pusat,” tambah Riswahyuni, yang juga sebagai Koordinator Lapangan Aksi Damai IDI untuk utusan ke pusat dan lokal IDI Cabang Tangsel.

rs-bbh-ok

 

Berita Terkait

Leave a Comment