Serpongupdate.com – Tahap pertama untuk kuota sebanyak 8.920 dosis vaksin Covid-19 dari Pemerintah Provinsi Banten diprioritaskan bagi tenaga kesehatan (Nakes) di Kota Tangerang Selatan (Tangsel).
“Pemberian vaksin covid-19 tahap pertama yang ditujukan untuk tenaga kesehatan. Saya melihat penyuntikan vaksin Covid-19 di RSU Tangsel berjalan baik,” kata Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Benyamin Davnie usai melihat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 hari pertama, Jumat (15/1/2021).
Lebih lanjut Benyamin Davnie memastikan pelaksanaan vaksinasi Covid -19 hari pertama di Tangsel, berjalan lancar. Dirinya mengaku, alur pendaftaran calon penerima vaksin sampai penyuntikan vaksin kepada Nakes yang dibuat petugas RSU Tangsel telah berjalan baik dan lancar.
“Hari ini semua berjalan baik, saya perhatikan alur pelayananya dari awal sampai akhir sangat bagus,” katanya.

Yohana Alfa (46), Dokter Spesialis Penyakit Mulut RSU Tangsel mengaku, sempat takut karena lama tak merasakan jarum suntik. Namun, setelah 40 menit pasca vaksinasi dirinya mengaku tak merasakan suatu gejala apapun.
“Penyuntikan sudah benar dan pengecekan awal diwawancara apakah ada cormobid, pendataan, pengecekan tensi dan sebagainya sudah tepat. Harusnya seperti itu. Dan saran saya, bagi siapapun nanti yang akan divaksin harus jujur. Katakan saja, kalau memang ada alergi, kalau ada batuk pilek, dan sebagainya, jadi jangan memaksakan,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSU Tangsel, dr. Umi Kulsum menuturkan, pelaksanaan vaksinasi tahap pertama di RSU Tangsel ini terbagi menjadi dua sesi.
Pada tahap pertama ini, vaksinasi diberikan kepada para tenaga kesehatan yang bertugas di Tangsel. “Setiap sesi terdiri dari 30 peserta tenaga kesehatan. Tentunya mereka adalah tenaga kesehatan yang sudah terdaftar di dalam aplikasi. Untuk di RSU Tangsel ini terdapat 719 orang,” paparnya.
Namun sebelum menjalani vaksinasi, seluruh peserta diwajibkan untuk melakukan skrining.”Dilihat kembali, apakah ada peserta yang mempunyai komorbid atau tidak saat pelaksanaan vaksinasi. Nanti akan di-skrining kembali,” tuturnya.
Dengan demikian ia pun berharap agar seluruh nakes yang telah berjuang dan berhadapan langsung dengan ancaman COVID-19 ini, mendapatkan vaksin.
“Tentunya semoga dapat berjalan dengan baik. Selain itu, saya berharap agar vaksin COVID-19 ini ke depannya dapat menurunkan jumlah penularan COVID-19,” harapnya.
Ada 4 Alur Vaksinasi Covid-19
Ia menjelaskan Pemkot Tangsel menerima 8.920 dosis vaksin yang akan digunakan untuk vaksinasi petugas medis se-Tangsel. Proses pendaftaran vaksinasi ada empat alur.
- Meja pertama, calon penerima vaksin yang mendapatkan short Message Service (SMS) yang sudah mendaftar melalui aplikasi, melakukan registrasi dan pencatatan.”Setelah menerima SMS blast, calon penerima vaksin melakukan registerasi ulang di meja pertama pelayanan,” ujar Benyamin Davnie.
- Diverifikasi di meja pertama, kemudian pencatatan di meja kedua di screening pertanyaan seperti riwayat penyakit calon, apakah calon memiliki riwayat darah tinggi, diabetes dan sebagainya.
- Selanjutnya, jika tidak ada masalah maka calon penerima vaksin akan diperiksa ke meja berikutnya. Meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah dan sebagainya. Kemudian ke meja penyuntikan untuk mendapat vaksinasi.
- Dan di meja 4, penerima vaksin menunggu sekitar 30 menit. Apakah ada reaksi spontan setelah vaksinasi seperti mual, pusing atau alergi. Apabila penerima vaksin muncul reaksi tersebut, akan dilakukan penanganan lebih lanjut.“Bila kondisi penerima vaksin stabil, diperbolehkan pulang,” katanya.
Terpantau saat pelaksanaan vaksinasi Covid-19, alur dari meja satu dan dua kurang lebih 3 menit. Di meja 3 penyuntikan, bagi calon penerima wanita beri pembatas skat. Kalau yang pria tidak.

Benyamin berharap vaksinasi tahap pertama bisa berjalan lancar. Seluruh tenaga medis se-Tangsel sepenuhnya tervaksinasi. “Petugas vaksinasi ada 33 orang yang sudah dilatih, mudah-mudahan vaksinasi berjalan lancar. Setelah tenaga medis tervaksinasi, tahap selanjutnya vaksinasi ke masyarakat,” terangnya.
Penyimpanan Vaksin Covid-19 Sesuai Standar
Vaksin Covid-19 yang sudah diterima Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan (Dinkes Tangssel), saat ini berada di gudang Dinas Kesehatan. Dengan tempat penyimpanan sesuai standar penyimpanan vaksin Sinovac.
“Penyimpanan di suhu 2 sampai 8 derajat di tempat yang sudah disiapkan. Untuk dosis pertama ini diberikan sejak hari ini 15 Januari sampai 1 Februari 2021. Kemudian, dosis kedua diberikan mulain 29 Januari hingga 15 Februari,” jelas Benyamin Davnie.
Untuk penyuntikan vaksin Covid-19, Pemkot Tangsel sudah menyiapkan 5 Fasilitas Kesehatan (Faskes), yakni 1 RSU Tangsel dan 4 Puskesmas yang tersebar di Kota Tangsel, yaitu Puskesmas Setu, Jurang Mangu, Jombang dan Kampung Sawah.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Tangsel, Deden Deni menerangkan bahwa tenaga vaksinator untuk bertugas di 67 Fasilitas Kesehatan di Tangsel, akan terus ditingkatkan. Saat ini, baru 33 tenaga vaksinator yang bertugas.
“33 vaksinastor yang sudah dilatih. Hari ini juga ada pelatihan bagi 155 vaksinator dan ini akan terus kita tingkatkan, sesuai kebutuhan pelayanan vaksinasi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Deden Deni menjelaskan, pada tahap pertama vaksinasi ini, Dinkes Tangsel, menerima 8.920 vaksin dari Pemerintah Provinsi Banten, untuk disuntikkan kepada sekitar kurang lebih 12.000 Nakes.
“Pada tahap I vaksinasi Covid-19 ini, Kota Tangsel menyiapkan 67 faskes dengan 29 Puskesmas dan 24 RS yang bertugas melayani vaksinasi sesuai jadwal yang ditentukan.Tidak setiap hari 67 faskes yang melayani penyuntikan. Bergiliran sesuai jadwal yang diajukan Faskes,” ucap Deden. (ADV)