Serpongupdate.com – Tingginya angka kematian ibu melahirkan masih menjadi persoalan di Indonesia. Antara lain dipicu dengan kualitas pelayanan kesehatan dan berbagai kendala dalam hal akses serta keterjangkauan terhadap tenaga ahli kesehatan yang dapat mendampingi ibu hamil selama kehamilan pada proses pra dan pasca persalinan menjadi faktor yang menyebabkan kasus Angka Kematian Ibu (AKI) masih terus menjadi permasalahan di Indonesia.
Padahal, kualitas pelayanan kesehatan yang diterima pada masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (1.000 HPK) tersebut akan mempengaruhi kualitas hidup manusia Indonesia dikemudian hari. Melihat kondisi tersebut, Sehati TeleCTG, sebuah perusahaan inovasi kesehatan berbasis teknologi, hadir untuk mewujudkan upaya pemerataan pelayanan kesehatan bagi ibu hamil di berbagai daerah Indonesia.
Perusahaan perintis Sehati TeleCTG mengembangkan inovasi pelayanan kesehatan bagi Ibu hamil di daerah terpencil menjamin kelangsungan hidup di masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK) sebagai upaya menurunkan angka kematian Ibu di Indonesia.
Anda Waluyo Sapardan, Co Founder dan Chief Operating Officer Sehati TeleCTG, menjelaskan, bahwa TeleCTG menjadi produk inovasi portabel sebagai solusi yang terjangkau bagi tingginya Angka Kematian Ibu di Indonesia.
“TeleCTG dikembangkan dari adanya kegelisahan mengenai tingginya angka kematian Ibu di berbagai daerah di Indonesia. Melalui TeleCTG, kami ingin menyediakan perangkat portabel yang dapat dengan mudah diakses dan terjangkau bagi para Ibu dan Bidan di daerah, khususnya selama 1000 HPK, untuk menjamin tersedianya pelayanan kesehatan yang diperlukan,” terangnya, dalam acara Pameran Inovasi Alat Kesehatan yang diadakan Kementerian Kesehatan di ICE BSD City, pada Selasa (12/2). (sbr)