33.3 C
Tangerang Selatan
Jumat, 19 April 2024
Serpong Update
PROFILE

Sejak Kelas 3 SD Sudah Menjadi Tukang Delman di Cibeber

Sabtu, 27 Februari 2016. Tim Redaksi Serpong Update berkesempatan meliput kegiatan Program Community Development (Comdev) 2016 Prasetiya Mulya Business School. Dimana kegiatan tersebut merupakan salah satu praktik mahasiswa/i Semester 6 untuk menerapkan strategi bisnis kepada mitra binaan.

Dalam kegiatan yang berlangsung  dari tanggal 21 Januari – 5 Maret 2016 ini. Ada satu hari penuh,  dimana hasil atau karya dari Mitra Binaan Program Comdev untuk dipasarkan dan dipamerkan di Alun-alun Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur.

Tepatnya hari Sabtu (27/2), dalam acara ‘Saung Rahayat’  beragam kegiatan digelar mulai pagi hingga sore hari. Antara lain bazar aneka produk  oleh 40 Mitra Binaan Program Comdev, kesenian budaya “Ngarak Pasong” asli Cibeber, liwetan  termasuk kirab berkeliling  dengan delman.

Bagi sebagai besar masyarakat Kecamatan Cibeber, Kabupaten Cianjur,  delman merupakan moda transportasi yang diwariskan turun-temurun dan harus dilestarikan keberadaannya.

Selain murah, delman memiliki daya tarik sendiri sebagai sarana angkutan, terutama bagi pedagang. Keberadaaan delman sangat membantu. Cukup bayar Rp 25 ribu, sudah bisa mem-boking delman untuk mengangkut barang belanjaan. Khusus hari Sabtu dan Minggu  atau libur, banyak pendatang ketika berada di Cibeber  menggunakan delma untuk pelesir.

Tidak terkecuali saat kirab ‘Pesta Rahayat’ yang diadakan oleh Prasetiya Mulya Business School. Sebanyak 13 delman dari 20 delman yang ada di Cibeber ikut andil untuk membawa tamu undangan berkeliling saat kirab ‘ Pesta Rahayat’

Adalah Mulyadi, pria asli Cibeber ini mengaku sudah 20 tahun menjadi kusir delman dari mulai kelas 3 sekolah dasar. Menekuni tukang delman bukanlah pekerjaan  mudah. Selain harus keluar pagi dan memberi makan 3 kali sehari, juga harus memperhatikan kesehatan kuda dan kebersihan kandangnya harus dilakukan. “Sekarang ini, delman tidak sebaayak dulu. Cuma  tinggal 20 orang saja  yang masih mau  menjadi tukang  delman,” cerita Mulyadi kepada Tim Redaksi Serpong Update yang mengaku mendapatkan sekitar Rp 200 ribu belum dipotong  makan kuda dan untuk dapur di rumah.

 

Berita Terkait

Leave a Comment