31.2 C
Tangerang Selatan
Rabu, 14 April 2021
Serpong Update
PROPERTY

Tak Amnesty Tahun 2016, Nava Park BSD Bukukan 300 Miliar

Program pengampunan pajak (Tax Amnesty), yang dilakukan Pemerintah, selama dua periode di tahun 2016 mendorong laju pertumbuhan bisnis properti Tanah air.

Seperti yang terjadi pada kawasan Bumi Serpong Damai (BSD) City, mengaku alami lonjakan permintaan properti hingga 3 kali lipat.

“Memang memiliki properti itu melihat momen, ada banyak hal yang diperhatikan buyer untuk memiliki suatu properti. Seperti kondisi politik, kemaman dan sebagainya diluar kondisi ekonomi,” terang Division Head Marketing Nava Park, BSD, Setia Iskandar, di kantornya.

Salah satunya program pengampunan pajak di periode I dan II tahun 2016, yang mampu mengerek kinerja penjualan properti yang dipasarkan pengembang Nava Park BSD Hingga hingga tiga kali lipat dari sebelum penerapan Tax Amnesty.

“Setelah tax amnesty orang memang lebih berani untuk beli lagi, Peningkatan minat Kita 2 sampai 3 kali lipat di periode Tax Amnesty,” terang Setia.

Pihaknya mengaku, berhasil membukukan penjualan properti hingga Rp 300 miliar lebih selama kurun waktu tiga bulan terakhir di tahun 2016.

“Untuk 3 bulan terakhir 2016 sampai Desember, kami bukukan penjualan hingga Rp 300 miliar,” jawabnya.

navapark 1

Pihaknya berharap di periode III program pengampunan pajak tahun 2017 ini, kinerja penjualan properti bisa sebagus periode I dan II pengampunan pajak.

“Kita belum bisa pastikan karena pasar juga melihat kondisi keamanan dan Politik, tapi tentu harapan Kami penjualan tahun ini lebih baik dari tahun 2016. Tinggal tunggu momen saja,” bilangnya.

Navapark merupakan pengembang kawasan super premium di BSD City, pihaknya mengklaim fasilitas penunjang yang diberikan adalah yang terbaik di kelas papan atas.

“Setiap produk hunian yang kita ciptakan disini standar bintang lima, memang target Navapark BSD City adalah orang-orang yang mau punya gaya hidup premium. Kita targetkan memang kalangan atas,” ucap Setia.

Berita Terkait

Leave a Comment